Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Kompas.com - 26/06/2019, 17:59 WIB
Joanna Palani (26), perempuan yang bergabung dengan kelompok yang memerangi ISIS di Suriah sebagai penembak runduk. ALLTHATSINTERESTING.com / TWITTERJoanna Palani (26), perempuan yang bergabung dengan kelompok yang memerangi ISIS di Suriah sebagai penembak runduk.

KOMPAS.com - Sempat menjadi perbincangan pada 2017 lalu, usai mengklaim telah membunuh 100 anggota ISIS, seorang perempuan yang menjadi penembak runduk alias sniper dalam perang di Suriah ini kini kembali menjadi topik pembicaraan.

Joanna Palani, yang kini berusia 26 tahun, merupakan perempuan berkewarganegaraan Denmark, yang dikenal akan kisahnya terlibat dalam peperangan melawan ISIS di Suriah.

Palani bergabung dengan Unit Perlindungan Wanita Kurdi (YPJ) pada 2014 silam dan bertugas sebagai penembak runduk. Selama berperang melawan ISIS, Joanna mengaku telah menembak mati hingga 100 anggota ISIS.

Akibatnya, Palani diburu oleh ISIS dan kepalanya dihargai hingga 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 14 miliar.

Tak hanya itu, setelah kembali dari peperangan, dia juga harus menjalani hukuman penjara selama sembilan bulan di Denmark karena telah bergabung dan berperang sebagai seorang prajurit tidak resmi.

Baca juga: Tinggalkan Kuliah, Gadis Denmark Pilih Bantu Milisi Kurdi Perangi ISIS

Pemerintah Denmark juga telah menjatuhkan larangan untuknya ke luar negeri untuk Palani, dan paspor miliknya dicabut.

Asal Usul Keluarga

Palani lahir di sebuah kamp pengungsian di Gurun Ramadi, Irak, selama Perang Teluk pada 1993. Dia memiliki garis keturunan Iran-Kurdi dan bermigrasi ke Denmark saat masih berusia tiga tahun.

Dia dan keluarganya saat itu diberangkatkan menuju Denmark sebagai bagian dari program kuota untuk para pengungsi.

Keluarga Palani harus meninggalkan Iran Kurdistan karena alasan politik dan kebudayaan. Terutama karena pemerintahan oleh mantan pemimpin tertinggi Iran, Khomeini.

"Keluarga saya menentang perang Islam yang dimulai oleh Khomeini terhadap kaum Kurdi Sunni," ujarnya.

"Kedua ayah dan kakek saya adalah pejuang Peshmerga.. Pada akhirnya, kami harus meninggalkan Kermanshah menuju Ramadi di Irak," tambahnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X