Iran: Sanksi AS kepada Pemimpin Tertinggi Kami Sia-sia

Kompas.com - 25/06/2019, 19:44 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri), dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.via Sky News Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri), dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani berkomentar, sanksi Amerika Serikat ( AS) kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tidak berguna.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam siaran langsung televisi setelah Presiden Donald Trump mengumumkan dia sudah menandatangani perintah eksekutif Senin (24/6/2019).

Baca juga: Presiden Iran: AS Menderita Keterbelakangan Mental

Dalam perintah eksekutif itu, selain menjatuhkan sanksi kepada Khamenei, AS juga memberikan hukuman kepada Menteri Luar Negeri Mohammed Javad Zarif dan komandan Garda Revolusi.


"Pemberian sanksi kepada Pemimpin Tertinggi Khamenei bakal sia-sia karena beliau tidak punya aset di luar negeri," kata Rouhani dikutip Al Arabiya Selasa (25/6/2019).

Rouhani menyebut pengumuman sanksi itu menunjukkan bahwa AS sudah putus asa. "Gedung Putih mengalami keterbelakangan mental. Kesabaran Iran bukan berarti kami takut," tegasnya.

Selain itu, Rouhani menganggap sanksi yang ditujukan kepada Zarif menunjukkan Washington tengah berbohong tentang menawarkan perundingan kepada mereka.

"Di saat kalian (AS) menawarkan perundingan, kalian juga menjatuhkan sanksi kepada menteri luar negeri? Jelas bahwa kalian bohong," terang Rouhani.

Komentar Rouhani muncul setelah Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan bahwa Washington membuka pintu untuk bertemu dan bernegosiasi.

"Namun sebagai tanggapan, sikap diam Iran begitu memekakkan telinga," ucap Bolton dalam pernyataan resmi di sela kunjungan ke Yerusalem, Israel.

Dalam konferensi pers, Trump menjelaskan sanksi itu dijatuhkan kepada Khamenei karena dia dituduh bertanggung jawab atas "sikap permusuhan" yang ditunjukkan Iran.

Karena itu, Trump menuturkan sanksi bakal mencegah Khamenei maupun rezimnya untuk mendapatkan akses utama kepada sumber finansial maupun dukungan.

"Iran tidak akan bisa mendapatkan senjata nuklir. Mereka adalah negara pendukung terorisme nomor satu di berbagai tempat di dunia ini," beber Trump.

Baca juga: Dubes Iran: Tujuan Utama AS adalah Jual Senjata ke Timur Tengah

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X