Tash Aw Menjelajahi Sisi Gelap Malaysia

Kompas.com - 25/06/2019, 14:14 WIB
We The SurvivorsAMAZON We The Survivors

TASH AW adalah seorang novelis dari Malaysia dan pemenang penghargaan internasional. Dia juga merupakan penulis yang berbekal pengalaman yang dia dapatkan dari perjalanan-perjalanannya.

Dia memiliki pemahaman intuitif tentang semangat dan suasana hati di manapun dia berada. Lahir di Taipei empat puluh tujuh tahun silam, dia telah tinggal dan bekerja di berbagai belahan dunia, dari Shanghai, Singapura, Kuala Lumpur, Paris hingga London, di mana dia sekarang menetap.

Namun, penulisan Tash hanya benar-benar hidup – secara harfiah berderak dengan semangat hingga menembus kepedihan bercampur ancaman – ketika dia mengalihkan perhatiannya pada komunitas kelas pekerja keluarga besarnya di Malaysia.

“We, the Survivors” adalah cerita tentang pembunuhan. Tetapi karena kita tahu siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu sejak awal, hal ini menjadi sebuah eksplorasi konteks.


Dan ketika Tash merambah kota kecil di Malaysia, dia mengutarakan keputusasaan, kebrutalan, dan kadang-kadang, kelembutannya, dengan gayanya yang cekatan dan efisien.

Bagi Tash, kebanyakan orang, akan melakukan apapun untuk membebaskan diri dari kurungan yang mengekang dan kesempatan yang terbatas dari dunia seperti itu.

Tokoh utamanya, Ah Hock, merupakan sosok orang kebanyakan. Biasa-biasa saja dengan bakat terbatas–menghemat kapasitas untuk kerja keras dan hati terbuka - dia tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis di tepi desa nelayan.

Adegan domestik yang menenangkan menjadi jangkar dari novel ini. Lembut, mentah dan memilukan. Singkatnya, sastra yang luar biasa. Tash menangkap kualitas terbatas dan tidak pasti dari kehidupan karakternya dengan efek yang sangat mengena bagi pembacanya.

Ayah Ah Hock, misalnya, adalah sosok bak hantu. Meninggalkan istri dan anaknya, dia melarikan diri ke Singapura di mana dia menemukan "Tuhan" dan memulai keluarga baru.

Sementara istrinya, dibiarkan sendiri untuk mencari nafkah bagi dirinya dan putranya yang masih kecil. Merasa kesepian, dia memutuskan untuk pindah dengan seorang sarjana lokal, yang kemudian membuatnya dikucilkan oleh orang-orang di desa tersebut.

Akhirnya, dia mendapatkan sepetak tanah kosong dan mencoba menghidupi diri dari tanah tersebut dengan sebuah cangkul. Setelah mampu hidup mandiri, tempat tinggalnya hanyut oleh pasang naik.

Tragedinya lebih dari serupa janda muda, seperti tokoh Jeha di film klasik Shahnon Ahmad, “Ranjau Sepanjang Jalan”. Yang kemudian membawa saya ke lokasi dari novel ini.

Terletak di dataran pantai yang luas, di dataran rendah Selangor Utara, para “Crazy Rich Asian” versi Kevin Kwan akan mengenali medan ini seandainya mereka terbang di atas lumpur, pabrik-pabrik dalam jet pribadi mereka sebelum mendarat di bandara Subang, Kuala Lumpur.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X