[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Kompas.com - 25/06/2019, 08:13 WIB
Ilustrasi UFO TechiIlustrasi UFO

KOMPAS.com - Seorang pria asal Bangladesh yang dijuluki " Manusia Pohon" ingin kedua tangannya diamputasi agar bisa terbebas dari rasa sakit.

Sementara di Filipina, kecelakaan kerja terjadi di sebuah pabrik sosis di mana salah seorang pekerja tewas karena tersedot mesin pencampur daging.

Berikut ini rangkuman beberapa berita internasional paling banyak dibaca pada Senin (24/6/2019) hingga Selasa (25/6/2019) pagi:

1. Manusia Pohon Bangladesh Ingin Tangannya Diamputasi


Abul Bajandar (28), seorang pria asal Bangladesh yang menderita pidermodysplasia verruciformis, sebuah kondisi genetik langka, ingin agar kedua tangannya diamputasi.

Hal tersebut agar dia bisa terbebas dari rasa sakit yang diakibatkan dari kondisi yang lazim disebut sebagai "sindrom manusia pohon" itu.

Seperti apa kisah Bajandar? Berita selengkapnya bisa Anda simak di sini.

2. Seorang Karyawan Pabrik Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Insiden kecelakaan kerja terjadi di sebuah pabrik sosis di Filipina. Salah seorang karyawan pabrik, yang baru bekerja selama dua minggu, tewas setelah tak sengaja tersedot mesin pencampur daging.

Korban tersedot ke dalam mesin setelah lengannya tertarik dan kemudian hingga separuh tubuhnya tersangkut di dalam mesin.

Ingin tahun informasi selengkapnya? Silakan Anda baca di sini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X