Iran Tegaskan Wilayah Udaranya Aman untuk Dilintasi Pesawat Komersial

Kompas.com - 22/06/2019, 16:47 WIB
Pesawat Qantas Airways Qantas AirwaysPesawat Qantas Airways

TEHERAN, KOMPAS.com - Organisasi Penerbangan Sipil Iran (CAOIRI) mengatakan bahwa wilayah udara negara itu aman untuk dilalui pesawat komersial milik maskapai penerbangan, demikian disampaikan kantor berita Tasnim, Sabtu (22/6/2019).

Pernyataan itu disampaikan CAOIRI menyusul pernyataan sejumlah maskapai penerbangan yang memutuskan untuk menghindari wilayah udara di atas Selat Hormuz pascainsiden penembakan jatuh drone pengintai milik AS.

" Wilayah udara yang dikendalikan Iran di Teluk Persia dan rute penerbangan lainnya benar-benar aman," kata juru bicara CAOIRI, Reza Jafarzadeh, dikutip Reuters.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah maskapai penerbangan dunia memutuskan untuk menghindari terbang di atas Selat Hormuz dan wilayah udara Iran pascaterjadinya penembakan jatuh drone milik AS pada Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Iran Tembak Drone AS, Maskapai Penerbangan Hindari Selat Hormuz

Badan Penerbangan Federal (FAA) AS pun langsung mengeluarkan perintah darurat untuk melarang operator penerbangan menerbangkan pesawat di wilayah yang dikendalikan Iran di atas Selat Hormuz dan Teluk Oman.

Sehari berikutnya, maskapai penerbangan Belanda, KLM, memutuskan untuk tidak menggunakan rute terbang yang melintasi wilayah udara Iran.

Hal serupa dilakukan maskapai penerbangan Australia, Qantas yang juga menghindari Selat Hormuz dan Teluk Oman dalam penerbangan ke Timur Tengah.

Keputusan ini akan berarti adanya sedikit perubahan rute dalam penerbangan dari Australia menuju London.

Lufthansa, maskapai penerbangan Jerman, juga memutuskan untuk menghindari Selat Hormuz dan Teluk Oman untuk sementara waktu.

Meski demikian, Lufthansa sejauh ini belum menutup rutenya menuju Teheran. Namun, keputusan bisa berubah jika terjadi perkembangan baru.

Maskapai penerbangan Inggris, British Airways menegaskan akan mengikuti arahan FAA untuk menghindari wilayah udara Iran.

Baca juga: Iran Tembak Jatuh Sebuah Drone Milik Amerika Serikat

"Tim keamanan dan keselamatan kami selalu bekerja sama dengan pemerintah di seluruh duni sebagai bagian dari penilaian risiko di setiap rute yang kami jalani," kata juru bicara British Airways.

Sejumlah maskapai penerbangan lainnya yang turut mengamini peringatan FAA yakni Gulf Air, Etihad Airways, Cathay Pacific, Emirates Airline, flydubai, Air France, Norwegian Air, SAS (Swedia), Singapore Airlines, Malaysia Airlines, dan Polish airline.



Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X