[KABAR DUNIA SEPEKAN] Mantan Presiden Mesir Meninggal | AS Nyaris Serang Iran

Kompas.com - 22/06/2019, 08:32 WIB
Mantan presiden Mesir Mohammed Morsi, Selasa (21/4/2015), dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena dianggap terbukti membunuh dan menyiksa pengunjuk rasa pada 2012. AHMED RAMADAN / AFPMantan presiden Mesir Mohammed Morsi, Selasa (21/4/2015), dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena dianggap terbukti membunuh dan menyiksa pengunjuk rasa pada 2012.

KOMPAS.com - Kabar duka datang dari Mesir, setelah mantan presidennya Mohamed Morsi meninggal secara mendadak saat tengah menjalani proses persidangan.

Sementara di kawasan Teluk, situasi terus memanas antara Amerika Serikat dengan Iran. Terakhir, Washington nyaris melancarkan serangan ke Teheran setelah sebuah drone ditembak jatuh.

Ada juga kabar kunjungan Presiden China Xi Jinping yang pertama kali ke Korea Utara.

Berikut ini rangkuman sejumlah kabar internasional yang terjadi pada sepekan terakhir.


1. Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal

Mantan presiden Mesir Mohamed Morsi meninggal dunia setelah tak sadarkan diri di tengah persidangan, Senin (17/6/2019).

Dokter menyatakan Morsi meninggal akibat serangan jantung dan jenazahnya telah dimakamkan sehari kemudian.

Namun kematian mantan presiden berusia 67 tahun itu mengundang kritikan terhadap pemerintahan Mesir.

Salah satunya datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang menuntut digelarnya pemeriksaan atas kematian sahabatnya itu.

Ingin tahu informasi selengkapnya. Silakan Anda simak di tautan ini.

2. Ada Bukti Pangeran Mahkota Saudi Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X