Tingkatkan Keamanan, India Kerahkan Dua Kapal Perang ke Teluk Persia

Kompas.com - 21/06/2019, 18:01 WIB
Kapal perang Angkatan Laut India INS Ranvir (kiri) terlihat bersama INS Chennai, dalam latihan di Teluk Benggala, lepas pantai Chennai, April 2017. AFP / ARUN SANKARKapal perang Angkatan Laut India INS Ranvir (kiri) terlihat bersama INS Chennai, dalam latihan di Teluk Benggala, lepas pantai Chennai, April 2017.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Menanggapi peningkatan ketegangan yang terjadi di Teluk Persia, Angkatan Laut India memutuskan untuk mengirimkan dua kapal perangnya ke perairan tersebut.

Dua kapal perang India, yakni INS Chennai dan INS Sunayna telah diberangkatkan ke Teluk Persia, Kamis (20/6/2019). India juga mengirim pesawat pengintai maritim untuk mengawal kedua kapal perangnya.

" Kapal perang kami akan bertugas untuk meyakinkan keamanan setiap kapal berbendera India yang berlayar melalui Teluk Oman dan Teluk Persia," kata juru bicara Angkatan Laut India, Kapten DK Sharma.

Keputusan pengerahan dua kapal perang dalam "Operasi Sankalp" atau operasi resolusi itu diambil usai insiden Iran yang menembak jatuh pesawat mata-mata AS di dekat Selat Hormuz dan menambah ketegangan antara kedua negara.

Baca juga: India Sebar Kapal Perang, Kapal Induk, dan Kapal Selam di Wilayah Perairannya

Pengerahan kapal perang INS Chennai yang disebut-sebut sebagai salah satu kapal perang terkuat India menunjukkan keseriusan negara itu dalam menanggapi situasi ketegangan di wilayah Timur Tengah.

INS Chennai merupakan kapal perang perusak kelas Kolkata yang dilengkapi persenjataan misil kendali siluman. Sedangkan INS Sunayna merupakan kapal patroli kelas Saryu.

Ditambahkan Kapten DK Sharma, keputusan pengerahan dua kapal perang India diambil pasca-insiden keamanan maritim yang menyerang dua kapal tanker.

Sebelumnya di Teluk Oman, dua kapal tanker, masing-masing milik perusahaan Jepang dan milik Norwegia, telah mendapat serangan yang menyebabkan kerusakan dan kebakaran pada kapal.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal tanker itu, namun AS menuding Iran berada di balik serangan.

Tuduhan itu dibantah keras oleh Iran, dengan Teheran balik menuding serangan tersebut sebagai rencana AS untuk menekan Iran.

Baca juga: Iran Bakal Tenggelamkan Kapal Perang AS dengan Senjata Rahasia

"Kapal perang kami akan melakukan koordinasi antara pemangku kepentingan dan mengawal pengiriman oleh kapal-kapal India bila diperlukan," kata DK Sharma.

Perairan Teluk Persia dan Teluk Oman adalah salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia untuk pasokan minyak, di mana sebagian besar energi dunia, termasuk 40 persen pasokan energi India, dikirim melalui jalur tersebut.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perkapalan India juga telah mengeluarkan saran terhadap seluruh kapal berbendera India yang beroperasi di Selat Hormuz dan Teluk Persia, untuk mengambil tindakan perlindungan yang sesuai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X