Jepang Kirim Jet Tempur Kawal Pesawat Pengebom Rusia yang Masuk Wilayahnya

Kompas.com - 21/06/2019, 16:46 WIB
Tupolev Tu-95 bomber sputniknewsTupolev Tu-95 bomber

TOKYO, KOMPAS.com - Pasukan Bela Diri Udara Jepang (JASDF) mengirim jet tempurnya setelah mendeteksi adanya dua pesawat pengebom milik Rusia yang memasuki wilayah udara Jepang selatan.

Dilansir Japan Today, jet-jet tempur tersebut dikirim guna mengawal pesawat-pesawat Rusia itu keluar dari wilayah udara Jepang.

Dua pesawat pengebom Tupolev Tu-95 milik Rusia terlihat memasuki wilayah udara Jepang di dekat Pulau Minamidaito, Okinawa, pada Kamis (20/6/2019), sekitar pukul 8.55 pagi waktu setempat.

Salah satu dari pesawat pengebom tersebut kembali terlihat terbang di dekat Pulau Hachijo, kepulauan Izu, selatan Tokyo, pada pukul 10.20 pagi. Pesawat itu tidak sampai melakukan manuver berbahaya.

Baca juga: Rusia Kirim Jet Pengebom Tu-22M3 dan Sistem Rudal Iskander ke Crimea

"Dua pesawat pengebom itu terlihat terbang ke selatan dari arah Laut Jepang melalui Selat Tsushima antara barat daya Jepang dan Korea Selatan pada pagi hari. Pesawat kemudian berbelok ke utara melewati selatan Okinawa," kata kementerian pertahanan.

Pemerintah Jepang telah mengajukan protes keras kepada Rusia, menurut Kementerian Luar Negeri Jepang.

Namun kantor berita TASS melaporkan, Kementerian Pertahanan Rusia membantah telah terjadinya pelanggaran oleh pesawat pengebom mereka.

Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip media, mengatakan bahwa penerbangan pesawat pengebomnya dilakukan dengan kepatuhan yang ketat pada aturan internasional dan tanpa melanggar perbatasan negara lain.

Dua jet tempur milik JASDF dilaporkan telah mengawal dua pesawat pengebom Rusia yang sedang menjalankan misi penerbangan selama lebih dari 14 jam, lanjut laporan TASS.

Baca juga: Pesawat Pengebom Rusia Jatuh di Kutub Utara, Tiga Awak Tewas

Itu bukan kali pertamanya pesawat militer milik Rusia dilaporkan memasuki wilayah udara Jepang tanpa izin.

Pada September 2015, apa yang tampak seperti pesawat Rusia dilaporkan telah melanggar wilayah udara Jepang utara di Semenanjung Nemuro, pulau utama Hokkaido.

Kawasan tersebut berdekatan dengan Pulau Kunashiri dan kepulauan Habomai, dua dari empat pulau yang diklaim Jepang, namun dikuasai Rusia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X