Mesir Kecam Pernyataan Erdogan yang Sebut Morsi "Dibunuh"

Kompas.com - 20/06/2019, 17:46 WIB
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi. via Sky NewsMantan Presiden Mesir Mohamed Morsi.

KAIRO, KOMPAS.com - Pemerintah Mesir mengecam pernyataan "tidak bertanggung jawab" dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang sempat berucap jika mantan pemimpin Mesir Mohamed Morsi telah "dibunuh".

Erdogan, yang merupakan sekutu dekan Morsi, menuduh pemerintah Mesir telah gagal melakukan intervensi untuk menyelamatkan nyawa mantan presiden tersebut, yang meninggal di persidangan pada Senin (17/6/2019) lalu.

Menanggapi tudingan Erdogan, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, dalam pernyataannya, mengecam pernyataan Erdogan tentang Mesir yang disebutnya tidak bertanggung jawab.

"Morsi berjuang di lantai ruang sidang selama 20 menit. Sayangnya, dari pihak berwenang tidak melakukan intervensi untuk menyelamatkannya."

Baca juga: Erdogan Sebut Mantan Presiden Mesir Morsi Telah Dibunuh

"Morsi telah dibunuh, dia tidak mati karena sebab alami," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi di Istanbul, Rabu (19/6/2019).

Erdogan dikenal memiliki hubungan dekat dengan Morsi, presiden sipil pertama Mesir yang juga tokoh Ikhwanul Muslimin yang terkemuka.

Tetapi hubungan antara Ankara dengan Kairo memburuk setelah militer Mesir, yang dipimpin Abdel Fattah al-Sisi, menggulingkan Morsi pada 2013.

Erdogan yang mengatakan bakal menindaklanjuti proses penyelidikan terkait kematian Morsi.

"Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan agar Mesir diadili di pengadilan internasional," ujarnya.

Kelompok-kelompok hak asasi, termasuk Amnesti International dan Human Rights Watch, turut menyerukan untuk dilakukannya penyelidikan independen atas penyebab kematian Morsi.

PBB juga menyerukan untuk penyelidikan independen atas kematian Morsi yang akan mencakup segala aspek perlakuan pihak berwenang untuk memeriksa apakah kondisi penahanannya berdampak pada kematian mantan presiden itu.

Sejumlah anggota parlemen Inggris, pada Maret 2018, sempat memperingatkan akan kondisi penahanan Morsi, terutama masalah perawatan yang tidak memadai untuk penderita diabetes dan penyakit hati, yang dikhawatirkan bakal memicu kematian dini.

Baca juga: Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X