Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/06/2019, 14:50 WIB

Lalu pada pukul 13.33, jurnalis 59 tahun itu menyadari adanya handuk. "Apakah kalian akan memberi obat?" tanyanya. "Kami akan membius engkau," jawab tim itu.

Kemudian selama tujuh menit, terdapat suara pergumulan yang ditafsirkan oleh para pakar intelijen sebagai Khashoggi mengalami sesak napas menggunakan tas.

Berdasarkan penilaian pada rekaman itu, intelijen memprediksi Khashoggi disuntik menggunakan obat penenang. Kemudian dia dicekik menggunakan kantong plastik.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi, Pakar PBB Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Di sisa rekaman kemudian terdengar gerakan intens dan terengah-engah. Sekitar 24 menit sejak Khashoggi datang, muncul suara seperti gergaji, dan lembaran plastik.

Dalam rekaman tersebut, tidak terdengar teriakan Khashoggi maupun keterkejutan dari tim yang dikirim. Tidak juga ada suara atau kalimat yang menyarankan untuk menyadarkannya.

Meski begitu, laporan Callamard merekomendasikan menggunakan akal sehat dalam mengevaluasi bukti. Disebutkan jika terdapat diskusi tentang pembunuhan dan mutilasi, maka besar kemungkinan terjadi.

Dalam laporan yang dipaparkan Callamard Rabu (19/6/2019), dia menyebut Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

Riyadh awalnya tidak mengetahui mengenai pembunuhan yang menimpa jurnalis 50 tahun itu kemudian menyalahkan adanya operasi liar di mana jenazah Khashoggi dikabarkan dimutilasi.

Sejauh ini, jaksa penuntut Saudi menepis keterlibatan MBS dengan menangkap puluhan orang, dan menuntut hukuman mati bagi lima orang yang dianggap pelakunya.

Baca juga: Ada Bukti Putra Mahkota Saudi MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Al Jazeera
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.