Berencana Serang Gereja, Pengungsi Suriah di AS Ditangkap

Kompas.com - 20/06/2019, 13:38 WIB
Ilustrasi TerorismeShutterstock Ilustrasi Terorisme

NEW YORK, KOMPAS.com - Seorang pengungsi Suriah di Aemrika Serikat (AS) ditangkap setelah berencana menyerang gereja atas nama Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Mustafa Mousab Alowemer sampai di AS sebagai pengungsi pada Agustus 2016. Dia merencanakan serangan terhadap gereja di North Side, dekat Pittsburgh, Pennsylvania.

Baca juga: Anggota ISIS Berjuluk The Beatles Mengaku Menyesal dan Minta Maaf

Kabar itu disampaikan Wakil Jaksa Agung John Demers dan Jaksa Penuntut Federal Pittsburgh Scott Brady mengatakannya dalam rilis resmi Rabu (19/6/2019).


Michael McGarrity, penyelidik dari divisi kontraterorisme FBI berujar, aksi yang dilakukan pemuda 21 tahun itu bisa melukai dan membunuh banyak orang.

"FBI merespon ancaman terhadap gereja dan tempat ibadah lainnya secara serius. Kami akan mengerahkan semua sumber daya untuk mencegah serangan teroris," tegas McGarrity.

Dalam dokumen pengadilan, Alowemer disebut menyerahkan dokumen berisi rencana berisi jenis peledak yang dipakai kepada agen FBI yang menyamar sebagai simpatisan ISIS.

Agen yang menyamar itu kemudian berkontak dengan Alowemer melalui media sosial di mana Alowemer menyatakan dukungan terhadap ISIS. Keduanya bertemu selama empat kali sejak April.

Dilansir AFP Kamis (20/6/2019), diyakini dia menuliskan 10 poin rencana dia sendiri yang berniat membawa bom dan meledakannya kawasan gereja.

Dalam keterangan Kementerian Kehakiman, Alowemer berencana untuk bertemu dengan si agen FBI untuk terakhir kalinya sebelum dia melakukan aksinya Juli.

Alowemer dijerat dengan tuduhan menyediakan dukungan bagi organisasi teroris, dan dua dakwaan menyebarkan informasi soal senjata pemusnah massal.

Kabar penangkapan itu terjadi sejak penembakan yang terjadi di sinagoge Pittsburgh Oktober 2018 yang menewaskan 11 orang, dan menjadi serangan mematikan terhadap Yahudi di AS.

Baca juga: Angkatan Laut AS Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Bantu Pengungsi Venezuela

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X