Banyak Dipakai untuk Kejahatan, Sepeda Motor Dilarang di Ibu Kota Etiopia

Kompas.com - 19/06/2019, 20:36 WIB
Ilustrasi pengendara sepeda motor. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengendara sepeda motor.

ADDIS ABABA, KOMPAS.com - Pemerintah ibu kota Etiopia berencana untuk melarang penggunaan sepeda motor di kota itu mulai bulan Juli.

Larangan tersebut sebagai upaya untuk mengekang tindak kejahatan penjambretan dan perampokan, yang sering kali pelaku mengendarai sepeda motor.

Wali kota Addis Ababa, Takele Uma, mengatakan jika sepeda motor telah banyak digunakan dalam tindak kejahatan dan kota itu akan melarang sepada motor mulai 7 Juli mendatang.

"Pengecualian dimungkinkan untuk mereka yang menjalankan bisnis berlisensi dengan sepeda motor dan mereka yang menggunakan sepeda motor untuk pengantar pos."

Baca juga: Demi Keselamatan, 1 Sepeda Motor Hanya untuk 2 Orang

"Juga untuk sepeda motor yang berafiliasi dengan kedutaan," kata wali kota kepada wartawan.

Dilansir AFP, Addis Ababa, sebuah kota berpenduduk sekitar lima juta umumnya dianggap aman untuk penduduk lokal maupun orang asing.

Namun belakangan semakin banyak kejahatan dengan kekerasan yang melibatkan tersangka yang menggunakan sepeda motor maupun mobil telah meningkatkan kewaspadaan.

Wali kota mengatakan, larangan tersebut diusulkan setelah hasil studi kegiatan kriminal di kota itu menemukan sejumlah besar tindak kriminal yang dilakukan dengan menggunakan sepeda motor.

Takele mengatakan, pemerintah kota Addis Ababa juga akan memberlakukan larangan perjalanan oleh sebagian besar kendaraan kargo di kota pada siang untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas.

Baca juga: Nyaris Tewas, George Clooney Jadi Alergi Sepeda Motor

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X