Kompas.com - 19/06/2019, 20:06 WIB

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Penyelidik internasional mengungkap indentitas empat tersangka penembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 yang menewaskan 298 orang.

Tim yang dipimpin Belanda mengatakan akan menuntut tiga warga negara Rusia, yakni Igor Girkin, Sergey Dubinskiy, dan Oleg Pulatov, seorang pria Ukraina bernama Leonid Kharchenko dengan pasal pembunuhan.

"Hari ini kami akan mengirimkan surat perintah penangkapan internasional untuk para tersangka pertama yang akan kami tuntut."

"Mereka juga akan dimasukkan ke dalam daftar orang yang dicari secara nasional dan internasional," kata Wilbert Paulissen, kepala polisi dari Kepolisian Nasional Belanda, saat konferensi pers, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Rusia Disebut Tembak Malaysia Airlines MH17, Mahathir: Buktinya Mana?

Dilansir AFP, kerabat para korban mengatakan jika mereka telah diberitahu bahwa proses pengadilan para tersangka akan dimulai pada Maret 2020, meski kemungkinan mereka akan diadili secara in absentia karena Rusia tidak mengekstradisi warganya untuk penuntutan.

Rusia telah dengan tegas membantah semua tuduhan keterlibatannya dalam insiden penembakan jatuh MH17, sementara salah satu tersangka, Girkin mengatakan jika separatis Ukraina juga tidak terlibat.

Jaksa penuntut Belanda, Fred Westerbeke, mengatakan para tersangka bertanggung jawab karena mereka adalah yang membawa senjata mematikan, kendaraan sistem peluncur rudal BUK Telar, ke Ukraina timur.

Tim investigasi yang sama sempat mengatakan pada Mei 2018 bahwa rudal anti-pesawat BUK yang menghantam pesawat Boeing 777 berasal dari Brigade Militer Rusia ke-53, yang berbasis di kota Kursk.

Pesawat yang melakukan penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur itu hancur berkeping-keping setelah dihantam rudal di atas wilayah udara Ukraina timur yang dikendalikan oleh separatis pro-Rusia, pada 17 Juli 2014.

Puing-puing pesawat yang hancur tersebar di wilayah yang luas.

Jaksa penuntut mengatakan, Girkin merupakan mantan kolonel di badan intelijen Rusia, FSB, yang mendeklarasikan diri sebagai menteri pertahanan dalam pemerintahan separatis di Ukraina timur.

Baca juga: Rusia: Ada Bukti Ukraina yang Tembak Jatuh Malaysia Airlines MH17

Dua tersangka asal Rusia lainnya, yakni Dubinskiy, merupakan mantan menteri dari badan intelijen militer Rusia, GRU, dan Pulatov adalah mantan tentara dari unit pasukan khusus Spetznaz Rusia.

Sedangkan Kharchenko diketahui merupakan anggota kelompok separatis Ukraina.

Keempat diyakini terlibat dalam penembakan pesawat setelah tim penyelidik yang merupakan gabungan Australia, Belgia, Malaysia, Belanda, dan Ukraina, melakukan penyadapan telepon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.