Tentara Jebol Dinding Rumah untuk Keluarkan Pria Tergemuk di Pakistan

Kompas.com - 19/06/2019, 19:55 WIB
Noor Hassan dianggap sebagai pria terberat di Pakistan. Gulf News/YouTubeNoor Hassan dianggap sebagai pria terberat di Pakistan.
|

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pria tergemuk di Pakistan yang berbobot 300 kilogram, dilarikan ke rumah sakit di kota Lahore untuk menjalani perawatan.

Menurut sejumlah laporan, sekelompok warga dan tim SAR militer membawa Noor Hassan, warfa kota Sadiqabad, provinsi Punjab itu ke rumah sakit.

Tim penolong bahkan harus menggunakan helikopter khusus untuk membawa pria tambun tersebut.

Baca juga: Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia


Panglima AD Pakistan Jenderal Qamar Javed Bajwa memerintahkan persiapan khusus untuk menolong Noor Hassan.

Tim penolong bahkan harus menjebol dinding kediaman Hassan untuk mengeluarkannya.

Sebab, tubuhnya terlalu besar untuk melewati pintu kediamannya.

Hassan, yang tak bisa bergerak karena bobotnya dan komplikasi penyakit, akan menjalani perawatan termasuk operasi laparoskopi di Lahore.

Sejumlah media menyebut Hassan sebagai pria terberat di Pakistan tetapi tidak ada konfirmasi resmi terkait hal ini.

Pada 2017, orang tergemuk di Pakistan yang berbobot 360 kilogram menjalani operasi laparoskopi yang bisa menurunkan bobotya hingga di bawah 200 kilogram.

Menurut hasil survey Masyrakat Endokrin Pakistan tahun lalu, 29 persen warga Pakistan menderita kelebihan berat badan. Dari jumlah itu, 51 persennya sudah masuk katagori obesitas.

Baca juga: Mantan Pria Tergemuk di Dunia Jalani Operasi Pengangkatan Kulit

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X