Kompas.com - 19/06/2019, 17:16 WIB
|

MANILA, KOMPAS.com - Seorang bayi berusia enam bulan tewas setelah merangkak dan jatuh ke dalam ember berisi cairan asam.

Bayi itu merangkak saat orangtuanya tidur di lapak sayuran milik mereka di pasar Libertad, Bacolod City, provinsi Negros Occidental, Filipina.

Ibu si bayi, yang tak disebutkan identitasnya, mengatakan kepada polisi bahwa dia dan suaminya memutuskan tidur di warung karena terlalu lelah untuk pulang.

Baca juga: Sedang Pesta, Sekelompok Remaja Disiram Cairan Asam oleh Tetangganya

Bayi itu awalnya dalam kondisi tidur. Sementara ayah, ibu, dan kakaknya yang berusia dua tahun tidur di sebelahnya.

Namun, saat terbangun mereka amat terkejut karena tak mendapati bayi perempuan itu.

Ternyata, entah bagaimana, bayi itu terjatuh ke dalam ember berisi campuran air dan asam oksalat yang biasa digunakan untuk membersihkan karat pada logam.

Keluarga itu yakin, si bayi terbangun dan merangkak hingga ke tepian tempat mereka tertidur sebelum jatuh ke dalam ember.

Pasangan pedagang sayuran itu kemudian membawa bayi mereka ke rumah sakit Corazon Locsin Montelibano tetapi nyawa bayi malang tersebut tak bisa diselamatkan.

Perwira kepolisian setempat Kapten Elmer Bonilla mengatakan, insiden itu masih dalam penyelidikan tetapi dia menambahkan, keterangan keluarga terkait kematian bayi itu masuk akal.

Baca juga: Bawa Kabur Istri Majikan, Mata Pria Ini Disuntik Cairan Asam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.