Perampok Ini Todongkan Pisang ke Arah Pegawai Bank

Kompas.com - 18/06/2019, 13:12 WIB
Laurence Vonderdell. Perampok di Inggris yang ditangkap setelah menggunakan pisang untuk menodong pegawai bank. Kepolisian Dorset via NewsweekLaurence Vonderdell. Perampok di Inggris yang ditangkap setelah menggunakan pisang untuk menodong pegawai bank.

DORSET, KOMPAS.com - Seorang pria di Inggris mendapat hukuman penjara 14 bulan setelah melakukan perampokan menggunakan, alih-alih pistol, sebuah pisang.

Pada 25 Maret lalu, Laurence Vonderdell membungkus pisang itu ke dalam kantong plastik berwarna oranye dan berpura-pura menjadikannya pistol di Barclays Bank, Dorset.

Baca juga: Kisah Kakek Derih yang Puluhan Tahun Berjualan Pisang di Trotoar Aceh

Ketika sampai di teller perempuan, dia langsung menodongkan pisangnya. "Ini sudah terisi dan berbahaya. Cepat berikan saya uang," kata Vonderdell dikutip Newsweek Senin (17/6/2019).


Perampok 50 tahun itu kemudian lari dengan tas berisi uang senilai 1.100 poundsterling, atau sekitar Rp 19,7 juta. Namun setelah itu, dia menyerahkan diri ke polisi.

Dalam sidang di Bournemouth, Kepolisian Dorset mengatakan Vonderdell mengaku bersalah atas dakwaan perampokan dan "kepemilikan senjata palsu".

Detektif Andy Hale kepada wartawan menuturkan, terdapat insiden tidak mengenakkan melibatkan teller. "Meski, dia langsung menyerah dan uangnya kami amankan," ujarnya.

Ini bukan kali pertama perampok menggunakan buah untuk melakukan aksinya. Bulan lalu, seorang pria Israel merampok dua bank di Beersheba menggunakan alpukat.

Dia menggunakannya seolah granat tangan. Warga desa Bedouin yang tidak disebutkan namanya itu kabur setelah membawa uang sekitar 30.000 shekel, atau Rp 119 juta.

Insiden pada pertenghan Mei itu berlangsung ketika si perampok datang ke pusat perbelanjaan dan langsung menuju kasir seraya menyodorkan jumlah uang yang diminta.

"Cepat lakukan permintaan saya. Masukkan uangnya ke dalam tas. Jika tidak, saya akan meledakkan granat ini," ancam si perampok ketika kasir menolaknya.

Meski wajahnya ditutupi kacamata hitam dan topi, ponselnya mampu menuntun polisi kepadanya. Diketahui, alpukat itu dicat hitam sehingga mirip granat.

Baca juga: Supermarket di Bali Pakai Daun Pisang sebagai Pengemas Sayuran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X