Hari Ini dalam Sejarah: Astronot Perempuan AS Pertama ke Luar Angkasa

Kompas.com - 18/06/2019, 12:27 WIB
Sally Ride NASASally Ride

KOMPAS.com - Misi penjelajahan antariksa biasanya dilakukan kosmonot atau astronot laki-laki. Mereka menjalani seleksi dan pelatihan yang ketat sebelum diterbangkan menuju antariksa.

Namun, kebiasaan ini dipecahkan oleh kosmonot perempuan Rusia bernama Velentina Vladimirovna yang berhasil mencapai orbit bumi. Tidak hanya itu, Vladimirovna kian dikenal sebagai perempuan pertama yang berhasil ke angkasa.

Persaingan antariksa kian menarik, sebab Amerika Serikat dengan badan antariksanya, NASA, juga ingin memecahkan rekor yang sama. Mereka melatih dan menyeleksi beberapa perempuan untuk misi itu.

Dilansir dari History, Sally Kristen Ride akhirnya terpilih dan berhasil terbang ke angkasa. Dia meluncur bersama pesawat ulang alik Challenger, hari ini 36 tahun yang lalu tepatnya pada 18 Juni 1983.

Ketika itu Sally Kristen Ride berperan sebagai spesialis misi dalam proyek kedua pesawat ulang alik Challenger. Tak hanya terbang menuju angkasa, pesawat tersebut juga meluncurkan beberapa satelit.

Keberhasilan ini menjadikan Ride sebagai astronot perempuan AS pertama yang berhasil mencapai antariksa.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Kosmonot Wanita Pertama Dikirim ke Orbit Bumi

Persiapan

Sally Kristen Ride lahir di Encino, California, pada 26 Mei 1951. Ia merupakan anak tertua dari pasangan Dale B Ride dan Carol Joyce. Ayahnya adalah seorang profesor ilmu politik dan ibunya adalah seorang penasihat.

Memasuki usia dewasa, Ride menjalani karier sebagai petenis profesional. Setelah terjun singkat ke tenis profesional, dia kembali ke California untuk kuliah di Universitas Stanford. Di kampus itu ia menerima gelar sarjana sains.

Dia kemudian melanjutkan studinya di Stanford dan memperoleh gelar magister sains pada 1975 dan gelar doktor fisika pada 1978.

Persaingan antariksa AS dengan Uni Soviet menjadikan NASA menyerukan para ilmuwan muda yang mengerti teknologi yang dapat bekerja dan bergabung dalam misi tersebut.

Sally Ride merasa terpanggil dan tertarik untuk melakukan misi kali ini. Ia mendaftarkan namanya ke NASA.

Baca juga: Kisah Peluncuran Discovery STS-51G, Bawa Astronot Muslim Pertama

Sally Ride dan para kruNASA Sally Ride dan para kru
Pada 1978, NASA mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui enam perempuan dari sekitar 3.000 pelamar untuk menjadi perempuan pertama yang menjadi astronot dalam program luar angkasa AS. Sally Ride termasuk dalam perempuan pilihan.

Dilansir dari nasa.gov, keberhasilan pengembangan pesawat ulang-alik membuat NASA memperluas seleksi astronot dari hanya pilot menjadi ilmuwan dan insinyur, dan perempuan menjadi layak untuk ikut seleksi.

Setelah menyelesaikan pelatihan astronot, Sally Ride siap untuk melakukan tugas pertama. Ride menjabat sebagai Capsule Communicator (Capcom) dan menjadi ahli dalam penggunaan robot pesawat ulang-alik.

Pada 30 April 1982, NASA telah mengumumkan bahwa Sally Ride akan melayani sebagai Spesialis Misi di STS-7 Challenger dalam penyebaran satelit.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Pioneer 10 Jadi Satelit Pertama Buatan Manusia yang Keluar dari Tata Surya

Misi di angkasa

Challenger STS-7 meluncurSpacefacts Challenger STS-7 meluncur

Sally Kristen Ride terbang bersama empat kru lainnya. Robert L Crippen sebagai komandan, Frederick H Hauck sebagai pilot dan John M Fabian sebagai spesialis misi.

NASA juga menambahkan dokter-astronot bernama Norman E Thagard untuk melakukan penelitian mabuk perjalanan bagi para astronot. Pesawat tersebut terbang dari Kennedy Space Center, Florida AS.

Selama misi enam hari, mereka meluncurkan dua satelit komunikasi komersial Anik C3 untuk Telesat Kanada dan Palapa B1 untuk Indonesia.

Selain itu juga melakukan eksperimen mengenai perilaku koloni semut pada gravitasi nol serta logam pada gravitasi antariksa.

Pada 24 Juni 1983, pesawat tersebut akhirnya kembali ke Bumi. Mereka melakukan pendaratan di Pangkalan Angkatan Udara Edwards.

Baca tentang


Sumber NASA,History
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X