China Diguncang Gempa Berkekuatan 6.0, 11 Tewas

Kompas.com - 18/06/2019, 09:19 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

BEIJING, KOMPAS.com - Kawasan barat daya China dilaporkan diguncang gempa berkekuatan 6.0 di mana korban tewas mencapai 11 orang dan 122 lainnya terluka.

Gempa itu menghantam luar kota Yibin, Provinsi Sichuan, pada Senin malam (17/6/2019) dengan Pusat Jaringan Gempa China mengonfirmasi kedalamannya berada di 16 km.

Baca juga: Rumah Adat hingga Gelang Benang, Penangkal Gempa dari Desa Sade Lombok

Dilansir Xinhua via AFP Selasa (18/6/2019), hotel yang berada di dekat episentrum gempa amblas. Tidak dijelaskan apakah ada korban jiwa dalam insiden itu.

Stasiun CCTV memperlihatkan tayangan petugas penyelamat berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan gedung sepanjang malam. Terdapat tayangan seorang perempuan membantu korban lain.

Gambar dari Changning County menunjukkan tiang listrik merobohkan atap sebuah gedung, sebuah lubang di rumah berbatu bata, serta kaca pecah berserakan di jalan.

Delapan dari 11 korban tewas ditemukan di Changning County. Sementara sisanya berada Qixian County berdasarkan keterangan pemerintah Yibin di Weibo.

Area itu dilaporkan terhantam setidaknya empat gempa susulan dengan yang paling besar bermagnitudo 5.1. Penyelamat mengeluarkan enam jenazah dan tujuh korban selamat.

Lebih dari 300 anggota pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian dengan 5.000 tenda didirikan, 10.000 dipan lipat, dan persediaan darurat lainnya disiapkan.

Sementara Survei Geologi Amerika serikat (USGS) menyatakan gempa di Yibin berkekuatan 5.8, dijelaskan bahwa "kemungkinan kerusakan besar dan meluas".

Sichuan merupakan lokasi yang sering diguncang gempa. Pada 2008 silam, sebanyak 87.000 orang tewas atau dilaporkan menghilang ketika gempa 7.9 menerjang.

Februari lalu, tiga gempa menghantam Rongxian County di mana dua orang tewas dan 12 warga lainnya mengalami luka-luka. Warga menyebut adanya korban karena penambangan.

Otoritas setempat kemudian mengumumkan penghentian penambngan gas setelah ribuan warga melakukan aksi unjuk rasa.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sumbar, Tidak Berpotensi Tsunami

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X