Hoaks, Wahana Ekstrem Gyro Drop Lemparkan Pengguna di Ketinggian

Kompas.com - 17/06/2019, 10:47 WIB
Wahana Gyro Drop 2 VR di Lotte World Adventure Seoul Website Lotte World Adventure SeoulWahana Gyro Drop 2 VR di Lotte World Adventure Seoul

KOMPAS.com – Beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan wahana ekstrem di sebuah taman bermain yang melemparkan penggunanya di ketinggian dengan menggunakan tali bungee atau tali elastis.

Nama permainan ekstrem tersebut adalah Gyro Drop dan terdapat di Lotte World Adventure Seoul, Korea Selatan.

Dalam video yang beredar, wahana tersebut membawa penggunanya naik ke ketinggian, kemudian melemparkan mereka ke bawah dengan bertumpu pada seutas tali.

Tidak berhenti di situ, masih dari ketinggian yang sama,  para penumpang ini kemudian diempas memutar dengan tali tersebut.


Tinggi tiang penyangga utama wahana pun bertambah tinggi ketika kursi-kursi pengguna hampir mencapai ujung ketinggian tiang yang terlihat pada awal permainan.

Setelah itu, barulah tali ditarik dan penumpang kembali ke posisi duduk awal. Terakhir, mereka akan dijatuhkan dengan kecepatan tinggi dari ketinggian wahana yang membuat siapa pun akan berteriak histeris.

Baca juga: 5 Wahana Permainan yang Bisa Anda Coba di Taman Balekambang Solo

Namun benarkah video tersebut? Dilansir dari laman Heavy.com, video tersebut diduga kuat merupakan hasil rekayasa computer-generated imagery (CGI).

Proses edit itu ditujukan untuk menambah kesan mengerikan pada wahana Gyro Drop. Namun, hingga saat ini tidak diketahui siapa pihak yang pertama kali menggubah video permainan tersebut.

Berdasarkan keterangan dari laman resmi Lotte World Adventure Seoul, wahana ekstrem tersebut merupakan salah satu permainan yang mereka miliki dan bernama Gyro Drop 2 VR.

Di sana, pengunjung akan diajak menguji adrenalin dengan merasakan sensasi dijatuhkan dari ketinggian.

"Ini merupakan yang pertama di Korea untuk pengalaman terjun bebas dari ketinggian," tulis keterangan di laman Lotte World Adventure Seoul.

Tidak ada keterangan lain yang dituliskan, termasuk pengguna yang akan dilemparkan dengan tali atau juga tiang yang bertambah tinggi sebagaimana tergambar di video yang beredar luas di media sosial.

Sementara itu, dari video permainan Gyro Drop yang diunggah di akun YouTube taman bermain ini, terlihat penumpang hanya dibawa ke atas dengan arah memutar dan akan dijatuhkan dengan kecepatan tinggi.

Masih dari keterangan di situs, disebutkan permainan ini bisa dinikmati oleh pengunjung berusia 14-65 tahun dengan tinggi badan 130-190 cm dengan menggunakan kacamata virtual reality (VR).

Selain harus memenuhi syarat usia dan tinggi badan, ada juga syarat kesehatan yang harus diperhatikan dan taati oleh calon pengguna. Misalnya, permainan ini tidak diperuntukkan bagi pengunjung yang sedang mabuk, perempuan hamil, penderita penyakit jantung, atau permasalahan pinggang.

Wahana ini dapat dinikmati oleh pengunjung Lotte World Adventure Seoul selama di lokasi tidak terjadi penurunan suhu hingga -5 derajat Celcius atau topan dahsyat dan hujan deras.

Gyro Drop menjadi 1 dari 55 wahana yang dapat dinikmati masyarakat jika berkunjung ke taman bermain yang terletak di 240 Olympic-ro Sonpa-Gu, Seoul, Korea Selatan itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X