Berangkat ke Sekolah, Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela dari Lantai 20

Kompas.com - 17/06/2019, 07:51 WIB
Lokasi sebuah jendela jatuh dan menimpa bocah berusia lima tahun ketika berjalan bersama ibunya di Distrik Futian, China, pada Kamis pekan lalu (13/6/2019).
Weibo via SCMP Lokasi sebuah jendela jatuh dan menimpa bocah berusia lima tahun ketika berjalan bersama ibunya di Distrik Futian, China, pada Kamis pekan lalu (13/6/2019).

SHENZHEN, KOMPAS.com - Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan tewas akibat luka di kepala setelah tertimpa jendela yang jatuh dari lantai 20 di selatan China.

Kecelakaan itu terjadi ketika bocah itu bersama ibunya melewati toko buah dekat rumah mereka ketika berangkat ke sekolah di Distrik Futian, Shenzhen.

Dilaporkan Thepaper.cn via SCMP, insiden itu terjadi Kamis (13/6/2019) dengan paman si bocah menyampaikan dia meninggal setelah dirawat di rumah sakit Minggu (16/6/2019).

Baca juga: Kaca Jendela KRL Pecah Dilempar Batu di Stasiun Klender Baru


Setelah insiden yang menimpa bocah bermarga Zhuang itu merebak, polisi langsung melakukan penyelidikan. Diketahui jendela itu jatuh dari kamar tidur.

Diberitakan media setempat, otoritas permukiman memberi tahu pengelola yang bertanggung jawab untuk segera melaksanakan pemeriksaan keselamatan di seluruh gedungnya.

Paman si bocah yang bermarga Chen mengungkapkan mereka membayar 75.000 yuan, sekitar Rp 155,3 juta, untuk membayar biaya pengobatan keponakannya.

Sementara perusahaan yang mengelola bangunan di mana jendela itu jatuh hanya memberi kompensasi sebesar 3.000 yuan, atau sekitar Rp 6,2 juta.

"Namun tatkala kecelakaan itu terjadi, perusahaan itu sempat memberi tahu bahwa mereka bakal menanggung seluruuh pengeluaran untuk berobat," kata Chen.

Tidak dijelaskan apakah keluarga Zhuang bakal mengajukan gugatan hukum kepada perusahaan pengelola. Insiden serupa di distrik itu dilaporkan sempat terjadi beberapa pekan sebelumnya.

Untungnya, tidak korban jiwa dalam insiden yang terjadi akibat kesalahan pekerja ketika memasang pendingin ruangan dan tidak mengikuti protokol keselamatan kerja.

Menurut hukum di China, jika polisi tidak menemukan siapa yang bertanggung jawab, maka penghuni gedung tempat salah satu bagiannya jatuh harus memberi kompensasi kepada korban.

Pada 2016, seorang pria yang tengah mengendarai sepeda elektrik tewas setelah kepalanya dihantam batu bata yang jatuh dari bangunan di Wuhu, Provinsi Anhui.

Setahun kemudian, pengadilan memerintahkan 133 orang yang menempati bangunan tersebut bersama si pengelola untuk meberi ganti rugi 500.000 yuan, atau Rp 1 miliar, kepada keluarga korban.

Sementara di Guangzhou tahun lalu, seorang perempuan mengalami luka serius ketika seekor anjing menimpanya. Si anjing selamat dan langsung berlari menjauh.

Sementara si perempuan harus menghabiskan 20 hari di ruang perawatan darurat karena mengalami luka leher. Polisi pun masih belum mengungkap siapa pemilik si anjing.

Baca juga: Mahasiswi Trisakti Tewas Tertimpa Keramik di Kampusnya

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X