Putin Beri Kado Sekotak Es Krim untuk Ulang Tahun Xi Jinping

Kompas.com - 16/06/2019, 09:09 WIB
Presiden China Xi Jinping (dua dari kanan) melihat sekotak es krim, yang diberikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin (tiga dari kanan) sebagai kado ulang tahun, di Dushanbe, Tajikistan, Sabtu (15/6/2019). AFP / ALEXEI DRUZHININPresiden China Xi Jinping (dua dari kanan) melihat sekotak es krim, yang diberikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin (tiga dari kanan) sebagai kado ulang tahun, di Dushanbe, Tajikistan, Sabtu (15/6/2019).

DUSHANBE, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin memberi kado yang tidak bisa kepada Presiden China Xi Jinping yang berulang tahun ke-66 pada Sabtu (15/6/2019).

Kedua pemimpin negara itu bertemu di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, sebelum pertemuan puncak yang dihadiri delegasi dari 27 negara.

Putin menghadiahi rekannya itu sekotak besar penuh dengan es krim Rusia, selain juga kue dan sebuah vas.

"Selamat ulang tahun, harapan terbaik dari saya untuk Anda.. Saya sangat senang memiliki teman seperti Anda," kata Putin kepada Xi seperti dikutip situs resmi Kremlin.

"Kami datang membawa hadiah yang bagus," kata Putin merujuk pada sekotak besar penuh berisi es krim, di saat suhu di Dushanbe saat itu mencapai lebih dari 30 derajat celcius.

Baca juga: Putin Penuhi Permintaan Khabib Nurmagomedov Bangun Sekolah

"Seluruh tim kami, atau bahkan dapat saya katakan seluruh bangsa kami, mengharapkan yang terbaik bagi Anda di dunia, karena Anda telah melakukan banyak hal untuk perkembangan hubungan antara kedua negara kita," lanjut Putin.

Sebuah foto menunjukkan Xi dan Putin memegang gelas sampanye dan bersulang.

"Anda mendapat tempat yang luas di hati rakyat China," ujar Xi membalas ucapan Putin, dikutip AFP.

Kedua pemimpin negara itu telah bertemu pekan lalu saat kunjungan selama tiga hari Xi ke Rusia. Keduanya menandatangani pernyataan bersama tentang pengembangan kemitraan dan kerja sama strategis.

Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antara perusahaan-perusahaan besar dari China dan Rusia.

Keduanya kembali bertemu di Tajikistan untuk menghadiri pertemuan puncak kelima Konferensi Interaksi dan Tindakan Membangun Kepercayaan di Asia (CICA), yang dihadiri delegasi dari 27 negara, termasuk Iran dan Qatar.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi ide guna menstabilkan kawasan Asia di tengah geopolitik yang semakin bergejolak.

Baca juga: Presiden China Hadiahkan 2 Ekor Panda kepada Putin

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X