Pesawat Latihan Militer Vietnam Jatuh, Dua Pilot Tewas

Kompas.com - 14/06/2019, 21:57 WIB
Pesawat pelatihan Yakovlev Yak-52 buatan Rusia. SHUTTERSTOCKPesawat pelatihan Yakovlev Yak-52 buatan Rusia.

HANOI, KOMPAS.com - Dua pilot Vietnam tewas setelah pesawat militer yang mereka terbangkan jatuh saat menjalani sesi latihan, Jumat (14/6/2019).

Insiden jatuhnya pesawat militer itu terjadi di Provinsi Khanh Hoa. Kedua pilot sedang melakukan sesi latihan dengan menerbangkan pesawat pelatihan Yakovlev Yak-52 buatan Rusia.

Pesawat dilaporkan jatuh di dekat kawasan gunung. Seorang pilot ditemukan tewas di lokasi insiden, sementara seorang pilot lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Seorang pilot ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, sedangkan seorang pilot meninggal di perjalanan ke rumah sakit," kata Nguyen Ngoc Khue, kepala komune setempat di mana kecelakaan terjadi.


Lokasi jatuhnya pesawat segera ditutup untuk umum guna dilakukan penyelidikan.

Baca juga: Dua Pesawat Militer AS Kecelakaan, Enam Anggota Marinir Hilang

Foto-foto yang beredar di media menunjukkan gumpalan asap yang mengepul dari pesawat yang jatuh.

Meski Vietnam termasuk memiliki catatan baik dalam penerbangan sipil, namun kecelakaan pesawat maupun helikopter militer dilaporkan kerap terjadi.

Kebanyakan insiden kecelakaan pesawat militer Vietnam melibatkan armada udara yang telah berusia tua yang diperoleh dari sekutu lamanya, Rusia.

Pesawat Yak-52 termasuk dalam salah satu armada lawas militer Vietnam. Pertama kali diterbangkan pada 1976 di Rusia, pesawat ini lantas diproduksi di pabrik yang berada di Rumania oleh perusahaan Aerostar.

Pesawat tersebut dirancang untuk latihan pilot olahraga sipil, namun juga kerap digunakan oleh pilot militer di bekas Uni Soviet.

Sebelumnya pada Juli 2018, dua pilot Angkatan Udara Vietnam dilaporkan tewas dalam latihan terbang setelah pesawat Sukhoi Su-22 buatan Rusia yang mereka terbangkan jatuh di Provinsi Nghe An.

Kecelakaan pesawat militer juga sempat terjadi pada 2016 yang menewaskan setidaknya 14 orang.

Baca juga: Pesawat Militer Rusia Hilang dari Radar di Perairan Suriah

Vietnam tengah berupaya untuk memodernisasi perlengkapan militernya, termasuk armada pesawat tempur mereka dengan membeli dari mitra di luar sekutu lama Rusia, termasuk dari Perancis, Jerman, dan Israel.

Vietnam juga mendapat dorongan dari AS untuk membeli peralatan tempur dari mereka, namun para pengamat mengatakan, Vietnam bakal kesulitan untuk membayar tagihan jika membeli perangkat keras militer dari negara adidaya itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X