Siram Sup Panas ke Arah Bayi, Wanita Hamil Didenda Rp 1 Juta

Kompas.com - 14/06/2019, 19:09 WIB
Potongan rekaman video menunjukkan seorang perempuan menyerang ibu dan bayinya ketika mereka bertengkar di restoran Xiangcheng, China. Foto kananketika ibu bayi itu menunjukkan luka bakar yang diderita anaknya setelah disiram dengan sup panas. Pearvideo via Asia OnePotongan rekaman video menunjukkan seorang perempuan menyerang ibu dan bayinya ketika mereka bertengkar di restoran Xiangcheng, China. Foto kananketika ibu bayi itu menunjukkan luka bakar yang diderita anaknya setelah disiram dengan sup panas.

ZHENGZHOU, KOMPAS.com - Seorang perempuan hamil di di China harus berurusan dengan aparat berwajib dalam sebuah insiden yang berlangsung di sebuah restoran.

Perempuan yang hanya disebut bernama Ren itu menyiramkan sup panas kepada ibu dan anak karena marah di restoran Xiangcheng, Provinsi Henan, pada Selasa (11/6/2019).

Baca juga: Masak Sup Kubis Tidak Enak, Seorang Wanita Dipenggal oleh Pacarnya

Dilaporkan Asia One Jumat (14/6/2019), insiden itu berawal ketika Ren kesal karena si bayi membuat keributan dan membentur-benturkan sendoknya ke meja.

Berdasarkan pemberitaan media China, amarah wanita 28 tahun itu langsung meluap karena sebelumnya, dia sempat terlibat pertengkaran dengan suaminya.

Dia sempat melabrak ibu bayi itu yang dilaporkan bermarga Yang karena putrinya membuat keributan. Suami Ren kemudian berusaha melerai dan membawa mereka keluar restoran.

Sekitar 10 menit setelah keluar dari restoran, Ren kembali. Dia mengambil sup Mala yang panas dan menyiramkannya ke arah Yang serta anaknya, dan pergi begitu saja.

Akibat perbuatan Ren, bayi itu langsung mendapat perawatan dan menderita luka bakar di bagian bokong dan punggung. Mereka segera melapor ke polisi.

Dilansir Sohu, Yang menuturkan anaknya itu menjadi susah untuk makan dan minum sejak kejadian itu. Dokter menyatakan bayi itu menderita syok yang tinggi.

Kepolisian Xiangcheng kemudian menangkap Ren. Dia didenda 500 yuan, sekitar Rp 1 juta, dan penjara 15 hari. Namun, mereka tak menjebloskannya karena dia tengah hamil.

Staf restoran mengungkapkan Ren tengah mengandung sekitar 6-7 bulan. Hukum di China melarang perempuan untuk dipenjara jika hamil atau tengah merawat anaknya.

Polisi juga menyatakan Ren sudah membayar biaya pengobatan bayi itu. Saat ini, aparat tengah mengestimasi seberapa parah lukanya dan meneruskan investigasi.

Baca juga: Bangkai Tikus Dalam Sup, Restoran Ini Merugi hingga Rp 2 Triliun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Asia One
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X