Terbukti Bersalah Bunuh Lima Anaknya, Ayah di AS Dijatuhi Hukuman Mati

Kompas.com - 14/06/2019, 11:07 WIB
Ilustrasi keputusan persidangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi keputusan persidangan.

COLUMBIA, KOMPAS.com - Pengadilan di South Carolina, AS, pada Kamis (13/6/2019), menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria yang dinyatakan terbukti bersalah telah membunuh kelima anaknya.

Timothy Jones Jr (37), dinyatakan bersalah telah membunuh lima anaknya yang berusia satu hingga delapan tahun di kediamannya di Lexington, pada 28 Agustus 2014.

Hakim pun mempertimbangkan antara menjatuhkan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pengacara Timothy menyampaikan kepada pengadilan bahwa kliennya menderita skizofrenia dan karenanya tidak kompeten untuk diadili.

Sebelumnya, dalam sidang pada Selasa (11/6/2019), mantan istri terdakwa, Amber Kyzer, yang juga ibu dari kelima anak yang dibunuh terdakwa muncul di persidangan dan meminta juri untuk menyelamatkan nyawa mantan suaminya, karena mendiang anak-anaknya mencintainya.

Baca juga: Ibu Ini Minta Hakim Kasihani Mantan Suami yang Sudah Bunuh 5 Anaknya

"Dia tidak menunjukkan belas kasihan kepada anak-anak saya dengan cara apa pun."

"Tetapi anak-anak saya mencintainya dan jika saya berbicara atas nama anak-anak saya, bukan diri saya sendiri, maka itulah yang harus saya katakan," ujar Amber, menurut laporan pers.

Amber yang menikah dengan terdakwa pada 2004 dan bercerai sembilan tahun kemudian. Dia memberikan hak asuh kelima anaknya kepada mantan suaminya karena dianggap lebih mampu secara ekonomi.

Namun pada suatu hari, Jones berpikir jika putranya, Nathan, yang berusia enam tahun hendak melawannya. Dia kemudian memaksa putranya itu berlatih hingga meninggal.

Terdakwa kemudian membunuh keempat anaknya yang lain dengan cara mencekik mereka. Dia lantas membungkus kelima jenazah putranya dengan plastik dan memasukknya ke dalam mobil.

Jones berkendara selama sembilan hari sebelum kemudian membuang lima jenazah putranya itu di kawasan Alabama.

Akan tetapi saat melintasi persimpangan jalan di Mississippi, petugas polisi lalu lintas menghentikan mobilnya dan mencium bau busuk mayat dari dalam mobilnya. Jones pun ditahan.

Baca juga: Bunuh Anak Tiri yang Tengah Hamil, Pria Ini Ingin Dihukum Mati

Dalam persidangan pada Kamis (13/6/2019), Jaksa Rick Hubbard menyebut Jones sebagai monster dan meminta hukuman mati.

Tim Juri membutuhkan waktu kurang dari dua jam untuk mengumumkan vonis mereka kepada terdakwan Timothy Jones Jr dengan hukuman mati.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X