India Berencana Bangun Stasiun Luar Angkasa "Mini"

Kompas.com - 14/06/2019, 07:09 WIB
Kepala Organisasi Riset Luar Angkasa India (ISRO), Kailasavadivoo Sivan. AFP / MANJUNATH KIRANKepala Organisasi Riset Luar Angkasa India (ISRO), Kailasavadivoo Sivan.

NEW DELHI, KOMPAS.com - India berencana untuk membangun stasiun luar angkasa milik mereka sendiri dalam satu dekade mendatang.

Pembangunan stasiun luar angkasa berukuran "sangat kecil" itu diharapkan dapat terlaksana usai India meluncurkan misi penerbangan luar angkasa berawak pertama pada 2022 mendatang.

" Stasiun luar angkasa kami akan berukuran sangat kecil dan berguna untuk melakukan eksperimen," kata Kepala Organisasi Riset Luar Angkasa India ( ISRO), Kailasavadivoo Sivan, Kamis (13/6/2019).

"Kami tidak memiliki rencana besar seperti mengirimkan manusia untuk wisata luar angkasa atau hal-hal lainnya," tambah Sivan, mengacu pada rencana NASA yang akan membuka Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk turis.

Baca juga: India Ungkap Pesawat Luar Angkasa untuk Misi Pendaratan di Bulan

Menurut Sivan, stasiun luar angkasa India nantinya akan mampu untuk menampung anggota kru selama beberapa tahun, menyediakan fasilitas untuk eksperiman, serta dilengkapi kendaraan pendukung.

India berencana untuk memberangkatkan misi luar angkasa berawak pertamanya, dengan nama Gaganyaan, yang dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2022, bertepatan dengan peringatan 75 tahun kemerdekaan negara.

Misi tersebut akan membawa dua hingga tiga astronot dalam misi selama maksimal tujuh hari.

Pengumuman yang disampaikan ISRO terkait rencana membangun stasiun luar angkasa itu datang sehari setelah badan luar angkasa negara itu mengungkapkan pesawat luat angkasa tak berawak, Chandrayaan-2, yang akan dikirim untuk misi pendaratan ke Bulan pada 15 Juli mendatang.

Misi tersebut sebagai tindak lanjut atas keberhasilan misi luar angkasa pertama India pada 2008, yang disebut berperan penting dalam penemuan molekul air di Bulan.

India disebut telah membuat langkah besar dalam bidang perjalanan luar angkasa selama beberapa tahun terakhir dan telah menjadi pelopor untuk teknologi luar angkasa berbiaya rendah.

Baca juga: 2020, NASA Bakal Buka Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk Turis

Negara itu mencatatkan rekor dengan meluncurkan sebanyak 104 satelit dalam satu misi peluncuran pada 2017 lalu.

Sebelumnya pada Maret lalu, India telah mengklaim sukses menghancurkan satelit pada orbit rendah dalam uji coba rudal untuk membuktikan bahwa negara itu layak untuk masuk sebagai negara dengan kekuatan antariksa paling maju di dunia.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X