Putin: Hubungan Rusia dengan AS Semakin Memburuk

Kompas.com - 13/06/2019, 18:58 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, hubungan negaranya dengan Amerika Serikat ( AS) terus mengalami penurunan dalam sebuah wawancara.

Ucapan Putin itu terjadi jelang agenda KTT G20 yang bakal dilaksanakan di Osaka, Jepang, pada akhir Juni ini, di mana dia berpeluang bertemu Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Putin Sebut Negara Barat Gila karena Dukung Oposisi Venezuela

Hubungan Rusia dan AS dilaporkan telah memanas karena berbagai isu. Mulai dari masalah Suriah, konflik Ukraina, hingga tuduhan Rusia mengintervensi Pemilu AS 2016.

"(Hubungan dua negara) tengah menukik. Mereka memburuk dan semakin memburuk," kata Putin kepada Mir TV, seperti dikutip Reuters via Channel News Asia Kamis (13/6/2019).

"Pemerintahan saat ini sudah menyetujui, menurut penghitungann saya, puluhan sanksi melawan Rusia dalam beberapa tahun terakhir," lanjut Putin.

Dia kemudian membanginkan hubungan Rusia dengan China yang disebutnya semakin mekar dan dalam di berbagai isu strategis yang disorot oleh poltisi Washington.

Pada Rabu (12/6/2019), Trump berkata kepada awak media bahwa dia bakal bertemu Putin. Namun Kremlin sehari sebelumnya tidak ada agenda pertemuan bilateral.

Presiden dari Partai Republik itu menjelaskan dia berharap AS bisa mempunyai hubungan yang "hebat" dengan Rusia. Namun di saat bersamaan, dia mengumumkan keputusan terkait Polandia.

Trump mengumumkan dia bakal menerjunkan sekitar 1.000 tentara AS ke Polandia. Sebuah kebijakan yang dianggap sebagai agresi oleh Negeri "Beruang Merah".

Kemudian dalam kesempatan lain, Trump berkata dia mempertimbangkan memberi sanksi kepada proyek pipa gas alam Nord Stream 2, dan memperingatkan agar Jerman tak terlalu bergantung kepada Rusia.

Putin melanjutkan dia berharap memiliki relasi yang mulus dengan AS meski banyak sekali perbedaan pandangan. "Saya berharap kami bisa mencapai satu konklusi pada akhirnya," terangnya.

"Bersama seluruh mitra kami, termasuk AS, kami bisa mencapai kesepakatan tentang kerangka pertemuan G20 yang bisa menciptakan kestabilan ekonomi," tukasnya.

Baca juga: Tak Diundang ke Peringatan D-Day, Presiden Putin Cuek

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X