Ketua DPR AS kepada Trump: Saya Sudah Selesai Dengannya

Kompas.com - 12/06/2019, 21:06 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Getty Images via BBCPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Ketua House of Representatives ( DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengaku sudah muak berurusan dengan Presiden Donald Trump.

"Saya sudah selesai dengannya," ujar Nancy Pelosi kepada program CNN's Manu Raju di sela acara pertemuan fiskal dari Yayasan Peter G Peterson Selasa (11/6/2019).

Pelosi berkata, dia bahkan tidak ingin membicarakan tentangnya. Kadar kesabarannya terus berkurang setiap kali presiden 72 tahun itu menyerang dia.

Baca juga: Ketua DPR AS: Saya Ingin Melihat Trump Dipenjara

"Namun mari kita tidak meluangkan banyak waktu meladeninya. Sebab ini adalah kemenangannya. Pengalih Utama. Pengalih Perhatian Utama," sindir Pelosi.

Ketegangan antara Pelosi dan Trump memanas sepekan terakhir sejak Pelosi memberi tahu petinggi Partai Demokrat bahwa dia ingin melihat Trump dipenjara.

Ketika Raju menanyakan apakah yang dikatakannya sungguh-sungguh, Pelosi menjawab dia bakal menyimpan setiap pembicaraan yang dia ucapkan dalam pertemuan rahasia itu.

"Ketika kami berbicara di kaukus, maka isu itu tetap di kaukus. Apakah orang tak menyadari pelanggaran yang dibuat Presiden? Tentu saja. Seberapa serius? Apakah masuk ranah pidana?" tanya Pelosi.

Trump, dalam wawancaranya dengan Fox News, membalas dengan menyebut Pelosi sebagai sosok "jahat, pendendam, dan mengerikan" ketika hadir dalam 75 tahun peringatan D-Day.

Pelosi lalu merespon dengan menuturkan ketika ada anggota Kongres tengah melakukan kunjungan ke luar negeri, mereka tidak menjelek-jelekkan Presiden AS.

"Aturan pertama (Kongres) adalah kami tidak pernah membicarakan Presiden AS secara negatif di luar negeri. Kami akan menyelesaikannya secara internal," kata Pelosi.

Politisi 79 tahun itu mengatakan dia tidak menampik isu pemakzulan Trump masih berhembus. Namun menepis kemungkinan Demokrat bakal memilih jalan itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X