Kompas.com - 12/06/2019, 18:26 WIB

Para pakar kebakaran berpendapat, api yang kemudian dikenal sebagai Api Ranch itu adalah bukti kerapuhan dan volatilitas ekstrem dari kawasan barat AS.

California, khususnya, mudah terbakar sehingga perbuatan yang dipandang remeh seperti memalu sebuah pancang dan membakarnya dapat melepaskan kebakaran.

Ribuan anggota pemadam kebakaran bekerja lebih dari satu bulan untuk memadamkan Api Ranch yang menghancurkan 150 rumah serta menimbulkan kerugian hingga puluhan juta dollar.

Baca juga: Kebakaran Hutan di China, Sudah 24 Orang Tewas

Kebakaran itu melalap 166.000 hektar kawasan liar California dengan seorang anggota pemadam kebakaran menjadi korban tewas ketika dia tertimpa pohon..

Kile mengatakan awalnya dia mencoba menghentikan api itu dengan melemparkan karpet tua, trampolin, kemudian menyekop kotoran dan menyiraminya.

Ketika cara itu tidak berhasil, dia mencoba "memukulnya" menggunakan mobil untuk menciptakan debu pasir yang menghentikan api. Namun dia malah terguling.

Akhirnya dia pun menyerah dan menghubungi 911. Pemadam kebakaran yang merespon segera mengerahkan truk hingga pesawat dengan Kile menyalakan keran untuk membantu menyediakan air.

Di saat bersamaan, dia menderita kelelahan akibat panas dan menghirup asal terlalu banyak. Meski begitu, dia menolak dibawa ke ambulans dan mendapat perawatan.

Setahun berlalu, Kile mengaku dia masih takut jika kebakaran itu kembali dan berpikir untuk pergi ke daerah lembab seperti pantai di hari panas.

"Setiap kali saya menyalakan radio, yang saya dengar adalah kebakaran di sana maupun di sini. Saya harus segera pergi dari sini," beber Kile.

Baca juga: Tak Hanya Gizi, Asap Kebakaran Hutan Juga Sebabkan Stunting

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.