Perjalanan Masker Gas, Dapatkan Paten hingga Efektif Saat Perang Dunia I

Kompas.com - 12/06/2019, 16:16 WIB
Ilustrasi masker gas PixabayIlustrasi masker gas

KOMPAS.com - Masker gas dianggap sebagai salah satu penemuan mutakhir karena mampu membantu seseorang bernapas dalam kondisi berbahaya.

Melalui masker gas, seseorang bisa menghindari asap, asap beracun hingga serangan senjata kimia.

Masker gas dilengkapi dengan filter yang masing-masing dibuat untuk melindungi diri dari racun atau kelompok racun yang berbeda.

Awalnya, penggunaan masker gas dipercaya sejak Yunani Kuno dengan menggunakan sifat-sifat spons.

Di Persia, masker gas juga digunakan untuk melindungi pekerja ketika bekerja pada lubang galian yang tercemar.

Berbekal cerita masa lalu, seorang insinyur bernama Lewis P. Haslett dari Louisville mendesain dan mengembangkan apa yang sekarang dikenal dengan masker gas.

Penemuan ini yang paling modern dari perkembangan masker gas.

Masker gas pertama buatan Lewis Haslett wcsa.world Masker gas pertama buatan Lewis Haslett

Alat buatan Haslett memungkinkan manusia untuk bernapas bebas melalui hidung dan corong kecil. Seseorang bisa menghirup udara melalui saringan berbentuk bola, dan dilengkapi ventilasi untuk mengembuskan udara kembali ke luar.

Baca juga: Kisah Penggunaan Masker dalam Perang, Bermula Setelah Jerman Gunakan Gas Beracun

Penemuan ini akhirnya mendapatkan paten AS dengan kode # 6.529 pada 12 Juni 1849.

Tak lama setelah itu, banyak penemu lain yang membuat versi berbeda berdasarkan desain dari perangkat Haslett.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X