2020, Atraksi Naik Gajah di Angkor Wat Bakal Dihapuskan

Kompas.com - 12/06/2019, 13:39 WIB
Atraksi menunggang gajah di objek wisata Angkor Wat, Kamboja. SHUTTERSTOCKAtraksi menunggang gajah di objek wisata Angkor Wat, Kamboja.

"Berakhirnya atraksi menunggang gajah di Angkor Wat sungguh merupakan momen penting yang menunjukkan perlawanan terhadap pariwisata satwa liar yang kejam."

Baca juga: Kisah Sang Pawang yang Tetap Dampingi Gajah Saat Lebaran

"Semakin banyak turis yang tidak lagi ingin membayar untuk melihat hewan dirantai atau dalam penangkaran dan atraksi menunggang gajah ini harus dihentikan jika mereka ingin tetap disukai wisatawan dan para pecinta binatang," ujar juru bicara.

Masih ada sekitar 70 gajah jinak di Kamboja, sementara para ahli menilai ada sekitar 500 ekor gajah liar di negara itu, termasuk 110 ekor yang ada di Suaka Margasatwa Keo Seima dan 200 ekor di Pegunungan Cardamom.

Jumlah gajah liar di Kamboja dan negara-negara lain di Asia Tenggara terus menurun karena perburuan ilegal, perusakan habitat, dan konflik antara hewan dan manusia.

Juru bicara Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja, Neth Pheaktra mengatakan, pemerintah bekerja dengan organisasi terkait untuk merumuskan strategi yang tepat guna melindungi dan melestarikan gajah di negara itu.

"Untuk secara efektif melindungi habitat hutan alami gajah, penegakan hukum perlu diperkuat untuk mengatasi perburuan satwa liar ilegal dan penggunaan perangkap," ujarnya.

Dia menambahkan, kesadaran di kalangan petani lokal di hutan lindung perlu ditingkatkan karena mereka sering menggunakan bahan kimia pada tanaman atau membahayakan gajah ketika mereka mengganggu lahan pertanian.

Baca juga: Lindungi Bayinya, Gajah Ini Injak Seorang Warga Desa Sampai Mati

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X