Bikin Ulasan Film di YouTube, Komedian Asal Nepal Ini Dipenjara

Kompas.com - 12/06/2019, 12:13 WIB
Ilustrasi YouTube IstIlustrasi YouTube

"Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak tahu jika saya bisa merasa setakut ini," kata Gautam.

Baca juga: Kanal T-Series Pecahkan Rekor 100 Juta Subscriber di YouTube

Sementara Chams, yang melaporkan Gautam, menjelaskan alasannya membuat laporan ke polisi itu karena video yang diunggah komedian itu menggunakan bahasa kotor dan mencoba mencemarkan nama baik orang-orang yang terlibat dalam pembuatan film "Bir Bikram 2".

Selain itu, Chams juga mengatakan, pihak Meme Nepal telah mencoba memerasnya  hingga 12.000 rupee (sekitar Rp 1,5 juta) untuk mempromosikan lagu dari filmnya.

Menjawab tudingan pemerasan, pihak Meme Nepal menjawab jika nominal yang diajukannya adalah tarif standar untuk promosi dan mengatakan pihaknya menerima lusinan permintaan untuk promosi serupa.

"Hampir empat bulan lalu, seseorang dari tim produksi Bir Bikram 2 bertanya kepada kami tentang tarif promosi kami. Kami memberi tahun mereka dan belum mendapat balasan sejak saat itu," kata Aadarsh Mishra, anggota Meme Nepal, yang juga mendapat surat panggilan dari kantor polisi meski belum ada tuntutan.

"Bergantung dari apa yang kami temukan saat investigasi, kami juga dapat mengajukan tuntutan terhadap anggota Meme Nepal lainnya," kata Inspektur Polisi Dhakal.

Baca juga: Beri Oreo Berisi Pasta Gigi untuk Gelandangan, YouTuber Dipenjara

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X