Kompas.com - 12/06/2019, 05:35 WIB
Gujarat .Gujarat

GUJARAT, KOMPAS.com - Setelah sebelumnya diterjang serangan gelombang panas, India kini bersiap untuk menghadapi ancaman yang datang dari badai siklon parah.

Topan Vayu, badai siklon yang membawa angin berkecepatan 135 kilometer per jam, saat ini berada di Laut Arab. Namun diperkirakan akan tiba di negara bagian Gujarat, India barat dalam waktu dua hari, kata pihak berwenang, pada Selasa (11/6/2019).

Demi mengantisipasi adanya korban jiwa, pemerintah negara bagian Gujarat menginstruksikan untuk evakuasi sekitar 291.000 orang keluar dari jalur badai siklon.

"Pengumuman terbaru dari departemen cuaca memperkirakan topan Vayu akan mencapai daratan India pada dini hari tanggal 13 Juni," kata pejabat senior negara bagian Gujarat, JN Singh, kepada wartawan.

Baca juga: Bertengkar gara-gara Air, Seorang Pria di India Tewas Dikeroyok

"Kami mengidentifikasi sekitar 291.000 orang yang tinggal di kawasan dataran rendah di 10 distrik pantai akan dievakuasi mulai Rabu (12/6/2019) sore," ujarnya.

"Selain itu, selutuh sekolah dan perguruan tinggi di distrik pesisir Saurashtra dan Kutch akan tutup pada tanggal 12 dan 13 Juni sebagai tindakan pencegahan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Singh menambahkan, sekitar 67 rumah singgah telah disiapkan untuk menampung dan mengakomodasi warga yang dievakuasi.

Dilansir AFP, prakiraan cuaca menyebut badai Vayu yang merupakan badai siklon Laut Arab akan sampai di wilayah Gujarat pada Kamis (13/6/2019) dan membawa angin kencang serta hujan lebat.

Angin badai siklon yang berhembus hingga 135 kilometer per jam itu kemungkinan bakal merusak rumah jerami, menerbangkan atap rumah, mengganggu pasokan listrik dan komunikasi, serta menyebabkan kerusakan parah di jalan dan tanaman. Demikian menurut Departemen Meteorologi India (IMD).

Badai yang saat ini meluncur ke barat laut sejajar dengan pantai India itu juga diperkirakan akan menarik uap air dari awan hujan tahunan yang sangat dibutuhkan.

Musim hujan telah mencapai negara bagian Kerala barat daya minggu lalu setelah terlambat beberapa hari dari perkiraan awal.

Baca juga: Diterpa Gelombang Panas, Suhu di India Utara Bisa Capai 50 Derajat Celcius

Menurut IMD, hampir setengah wilayah India mengalami kondisi kekeringan dan suhu tinggi selama beberapa waktu terakhir akibat kurangnya curah hujan pramusim, yang berdampak pada lebih dari 500 juta warga India di utara.

Serangan gelombang panas juga telah menyebabkan suhu udara naik hingga lebih dari 50 derajat celsius di negara bagian utara, Rajasthan.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.