Tas Penuh Narkoba Tertinggal di Trem, Polisi Buat Pengumuman di Facebook

Kompas.com - 11/06/2019, 13:59 WIB
Tas ransel berisi paket narkoba dan timbangan yang ditemukan tertinggal di trem umum di Manchester. METRO.co.uk / GREATER MANCHESTER POLICE DEPARTMENTTas ransel berisi paket narkoba dan timbangan yang ditemukan tertinggal di trem umum di Manchester.

GREATER MANCHESTER, KOMPAS.com - Kepolisian Greater Manchester menerima laporan barang hilang berupa tas ransel yang tertinggal di sebuah trem umum.

Bersama dengan tas tersebut terdapat label penanda yang memuat nama dan alamat lengkap pemilik barang.

Namun setelah diperiksa, polisi menemukan jika tas ransel tersebut penuh berisi obat-obatan terlarang.

Polisi pun bermaksud untuk mengembalikan barang tersebut dengan pemiliknya, yang diduga merupakan seorang pengedar narkoba.

Polisi lantas mengunggah foto tas ransel tersebut ke akun media sosial Facebook mereka dengan memasang tagar #thoughtfuldealer atau "pengedar bijaksana".

"Polisi ingin mempertemukan kembali barang yang hilang dengan pemiliknya."

Baca juga: Diduga Berisi Bom, Tas Ransel Ternyata Berisi Parfum dan Sarung

"Seseorang telah melupakan ranselnya saat bepergian menggunakan trem di jalur Bury," tulis polisi bersama dengan foto ransel yang diunggahnya di Facebook.

Namun di bagian keterangan, polisi juga menuliskan isi dari tas ransel tersebut yang berupa 25 tablet, sejumlah besar kokain, tas selempang berisi methamphetamin, dan timbangan.

Unggahan tersebut langsung mendapat berbagai tanggapan. Beberapa mengaku sebagai pemiliknya, namun tidak diketahui apakah pemilik sebenarnya dari narkoba itu juga meninggalkan komentar.

"Permisi tuan, di mana saya harus datang untuk mengambil tas saya," tulis salah satu komentar.

Kepolisian Manchester pada akhir pekan lalu sedang dalam siaga tinggi dengan adanya berbagai pertunjukan musik, di antaranya Parklife, Muse, dan Noel Gallagher, yang sedang digelar di kota itu.

Kepala Inspektur Graeme Openshaw dari Cabang Operasi Khusus Kepolisian Greater Manchester, yang akan bertanggung jawab atas polisi di festival musik Parklife, mendorong pemilik tas ransel itu untuk mendatangi petugas.

"Kami ingin memastikan akhir pekan ini dapat berjalan aman dan menyenangkan bagi semua orang yang berencana menghadiri festival Parklife."

"Kami telah berpengalaman dalam menjaga acara-acara seperti ini dan pengunjung festival dapat mengharapkan petugas polisi di dalam maupun sekitar acara," kata Openshaw, dikutip Metro.co.uk.

Baca juga: Berpura-pura Jadi Penumpang, Pria Ini Curi Tas di Kereta



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X