Huawei: Kami Tidak Wajib Kerja Sama dengan Pemerintah China

Kompas.com - 11/06/2019, 12:46 WIB
Booth Huawei di MWC 2019.KOMPAS.com/Gito Yudha Pratomo Booth Huawei di MWC 2019.

LONDON, KOMPAS.com - Perusahaan raksasa telekomunikasi China, Huawei, tidak memiliki kewajiban untuk bekerja sama dengan pemerintah China dalam apa pun.

Demikian pernyataan kepala keamanan siber Huawei John Suffolk kepada parlemen Inggris, Senin (10/6/2019), seperti dikutip dari AFP dan Sky News.

Pernyataan Suffolk terkait dengan eksistensi undang-undang di China yang memungkinkan kerja sama perusahaan dengan pemerintah mengenai masalah keamanan.

Baca juga: Petinggi Huawei Berniat Melawan Sidang Ekstradisinya ke AS


UU tersebut selama ini telah disoroti pemerintahan Presiden AS Donald Trump dalam upaya untuk memaksa negara di dunia untuk mengeluarkan Huawei dalam rencana pengembangan jaringan 5G.

Seperti diketahui, Huawei saat ini menyediakan teknologi 5G paling canggih dan paling murah di dunia.

"Tidak ada undang-undang di China yang mewajibkan kami untuk bekerja dengan pemerintah China dalam kondisi apa pun," kata Suffolk.

"Penasihat hukum kami menemukan bukan itu masalahnya," imbuhnya.

Berbicara kepada komite sains dan teknologi parlemen Inggris, Suffolk menyebut para pengamat global salah menafsirkan hukum tersebut.

Dia tidak menyangkal keberadaan UU tersebut, namun dia menilai ruang lingkupnya terbatas.

Anggota komite Julian Lewis membacakan kembali UU di China yang kontroversial itu.

"Pemerintah China memiliki kekuatan untuk meminta lembaga, organisasi, dan warga sipil agar memberikan dukungan, bantuan, dan kerja sama yang diperlukan kepada lembaga keamanan China," katanya.

Pemerintahan Trump memperingatkan, AS kemungkinan akan berhenti berbagi hal tentang intelijen dengan Inggris apabila negeri Ratu Elizabeth itu membangun jaringan dengan perangkat Huawei.

Baca juga: Inggris Kerja Sama dengan Huawei, Trump: Harus Sangat Berhati-hati

Sementara peneliti Australia menyebut, teknologi Huawei dipakai untuk mengawasi wilayah Xinjiang, yang dihuni etnis minoritas Muslim, termasuk Uighur.

Suffolk mengonfirmasi perangkat Huawei telah digunakan oleh mitra di Xinjiang.

"Kontrak kami dengan pihak ketiga itu bukan sesuatu yang kami lakukan secara langsung," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X