Gagal Mendarat, Helikopter Jatuh di Atap Gedung Bertingkat di AS

Kompas.com - 11/06/2019, 07:57 WIB
Foto yang dirilis Departemen Pemadam Kebakaran New York, menunjukkan kondisi di lokasi insiden jatuhnya helikopter di atas gedung bertingkat di Manhattan, Senin (10/6/2019). AFP PHOTO / HANDOUT / FIRE DEPARTMENT OF NEW YORKFoto yang dirilis Departemen Pemadam Kebakaran New York, menunjukkan kondisi di lokasi insiden jatuhnya helikopter di atas gedung bertingkat di Manhattan, Senin (10/6/2019).

MANHATTAN, KOMPAS.com - Sebuah helikopter gagal mendarat dan jatuh di atap gedung bertingkat di tengah kawasan Manhattan, New York, Senin (10/6/2019). Satu orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan itu.

Dilansir AFP, gedung bergetar setelah sebuah helikopter jatuh dengan keras di atap sebuah bangunan 54 lantai di Sevent Avenue itu. Petugas layanan darurat segera dikirim ke lokasi insiden.

Helikopter disebut jatuh sekitar 10 menit usai lepas landas dari sebuah landasan helikopter di kota.

Departemen pemadam kebakaran New York mengkonfirmasi adanya satu korban jiwa yang diyakini merupakan pilot helikopter nahas tersebut.


"Insiden ini bisa saja berakhir dengan jauh lebih buruk," kata Wali Kota New York, Bill de Blasio, yang berbicara dari lokasi kejadian.

Baca juga: Terbang di Atas Laut China Selatan, Pilot Helikopter Australia Diserang Laser

Terlepas dari adanya satu korban jiwa, de Blasio bersyukur tidak ada korban lain dalam insiden itu dan tidak sampai mengancam keselamatan penghuni gedung.

Menurut regulator penerbangan AS, pilot adalah satu-satunya orang yang ada di dalam helikopter saat insiden terjadi.

"Tidak ada indikasi bahwa ini merupakan aksi teror. Juga tidak ada ancaman berkelanjutan terhadap kota New York berdasarkan semua informasi yang kami miliki saat ini," tambah de Blasio.

Rekaman video yang menunjukkan asap abu-abu mengepul dari atap gedung tempat terjadinya kecelakaan sudah tersebar di dunia maya.

Sementara pemadam kebakaran kota mengatakan telah memadamkan api di ata gedung, namun masih bekerja karena adanya bahan bakar yang bocor dari tangki helikopter.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang bekerja di gedung, getaran akibat jatuhnya helikopter dapat dirasakan di seluruh gedung.

"Kami sempat mengiranya sebagai gempa bumi atau semacamnya. Barulah dua menit kemudian alarm berbunyi dan petugas masuk untuk memerintahkan evakuasi keluar gedung," kata Nathan Hutton, yang bekerja di lantai 29, dikutip AFP.

Baca juga: Ambil Foto Pangeran Harry Pakai Helikopter, Agen Paparazi Minta Maaf

Ditambahkannya, situasi saat evakuasi cukup tenang dan tidak ada kepanikan, hanya saja orang-orang tampak gugup.

Badan Penerbangan Federal melalui akun Twitter-nya menginformasikan insiden yang terjadi sekitar pukul 13.45 waktu setempat. Helikopter yang jatuh diidentifikasi berjenis Agusta A109E.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X