Perkosa dan Bunuh Gadis 8 Tahun, 3 Pria di India Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 10/06/2019, 16:09 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

PATHANKOT, KOMPAS.com - Pengadilan di India memvonis bersalah kepada enam pria atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia 8 tahun di negara bagian Jammu dan Kashmir.

Peristiwa yang terjadi pada tahun lalu itu telah memicu kemarahan dan kritik terhadap partai yang berkuasa di India karena beberapa anggotanya menentang tuduhan.

Korban berasal dari komunitas Muslim nomaden yang hidup di hutan Kashmir. Bocah perempuan itu dibius, ditawan di sebuah kuil, dan diperkosa selama seminggu.

Kemudian, dia dicekik dan dipukuli dengan batu hingga tewas pada Januari 2018.

Baca juga: Penggal Keponakannya untuk Ritual kepada Dewa, Pria India Ditahan

Di antara para pelaku yang dituduh ada seorang pendeta Hindu dan petugas polisi, yang selanjutnya menyulut ketegangan antara umat Hindu dan Islam di wilayah tersebut.

"Ini merupakan kemenangan atas kebenaran," kata pengacara M Farooqi, Senin (10/6/2019), seperti diwartakan Reuters.

"Gadis itu dan keluarganya mendapatkan keadilan hari ini. Kami puas dengan keputusan itu," ucapnya.

Tim kuasa hukum berupaya menuntut hukuman mati kepada tiga pelaku yang terdiri dari pendeta Sanji Ram, Deepak Khajuria, dan Parvesh Kumar.

Tiga orang lainnya, Surinder Kumar, Tilak Raj, dan Anand Dutta, dihukum atas perbuatan menghancurkan barang bukti.

Tital ada 8 orang yang diyakini terlibat dalam kasus pemerkosaan ini. Pria bernama Vishal dinyatakan tidak bersalah.

Sementara seorang remaja masih menunggu persidangan untuk memutuskan nasibnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X