Karena Kisah Ini, Klinik di Belanda Kebanjiran Permohonan Eutanasia dari Luar Negeri

Kompas.com - 09/06/2019, 09:09 WIB

DEN HAAG, KOMPAS.com - Sebuah klinik di Belanda, yang merupakan satu-satunya klinik eutanasia di negara itu, mengaku telah kebanjiran permintaan dari luar negeri untuk membantu mengakhiri hidup.

Levenseindekliniek atau Klinik Akhir Kehidupan, yang berlokasi di Den Haag, mengaku telah menerima sedikitnya 25 permintaan dari luar negeri untuk membantu eutanasia.

Lonjakan permohonan tersebut usai beredarnya kabar yang mengatakan jika klinik itu telah membantu Noa Pothoven, seorang remaja putri berusia 17 tahun untuk mati.

Akan tetapi kisah yang menjadi viral itu tidak sepenuhnya benar. Meski Pothoven yang sempat menghubungi klinik itu benar telah meninggal, namun kematiannya bukan melalui eutanasia.

Pothoven yang semasa kecil pernah mengalami pemerkosaan, meninggal pada 2 Mei lalu, setelah menolak untuk makan dan minum. Kabar kematiannya telah dikonfirmasi pihak keluarga maupun pemerintah Belanda.

Baca juga: Menolak Makan dan Minum, Korban Pemerkosaan Ini Meninggal

Direktur Pengelola Levenseindekliniek, Steven Pleiter, mengatakan bahwa kliniknya tidak bertujuan mengundang turis ke Belanda untuk eutanasia.

"Hal itu sama sekali bukan menjadi tujuan kami maupun tujuan didirikannya Levenseindekliniek," ujar Pleiter kepada AFP.

"Seseorang tidak bisa datang ke Belanda hanya untuk mendapatkan bantuan eutanasia. Anda tidak bisa tiba di Belanda pada hari Senin dan mendapat eutanasia di hari Jumat," tambahnya.

Pleiter mengatakan, Levenseindekliniek tidak terlibat dalam kematian Pothoven. Namun, dia menolak mengomentari klaim Pothoven dalam sebuah wawancara di bulan Desember, bahwa dia telah mendatangi klinik dan mengajukan permohonan eutanasia, tetapi ditolak karena masih terlalu muda.

"Kami turut berbelasungkawa atas kematian Noa Pothoven, yang mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bisa lagi hidup lebih lama dan tidak bisa mendapatkan bantuan yang dia diinginkan untuk mengakhiri hidupnya," kata Pleiter.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.