Keluarganya Berutang Rp 1 Juta, Anak Usia 2,5 Tahun Diculik dan Dibunuh

Kompas.com - 07/06/2019, 15:25 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi

ALIGARH, KOMPAS.com - Jenazah seorang anak perempuan berusia 2,5 tahun ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kota Aligarh, negara bagian Uttar Pradesh, India.

Tubuh anak perempuan itu ditemukan di lokasi pembuangan, tak jauh dari rumahnya, dengan kedua matanya dicungkil dan kedua tangan patah.

Sebelum ditemukan pada Rabu (5/6/2019) lalu, anak perempuan itu telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 31 Mei. Tubuh anak itu ditemukan warga tengah dikerumuni anjing liar.

Dua orang telah ditahan terkait kasus temuan jenazah anak perempuan itu. Demikian disampaikan pihak kepolisian setempat, Kamis (6/6/2019), seperti dilansir India Today.

Baca juga: Masih Berutang, Pengurus Pemakaman Sita Jasad Seorang Pria

Berdasarkan laporan pihak kepolisian tersangka utama membunuh gadis kecil itu dengan mencekiknya. Diduga pembunuhan tersebut berkaitan dengan pertengkaran tersangka dengan keluarga korban yang berutang 5.000 rupee atau sekitar Rp 1 juta.

"Satu kasus penculikan telah didaftarkan pada 31 Mei lalu. Terdakwa telah ditangkap dan telah mengakui tindak kejahatan yang mereka lakukan. Kasus ini berkaitan dengan perselisihan antara terdakwa dengan keluarga korban."

"Tidak ada tanda-tanda telah terjadi tindak pemerkosaan pada tubuh korban. Korban yang masih di bawah umur dicekik sampai mati dan matanya dicungkil. Tersangka saat ini sudah berada di penjara," ujar Inspektur Polisi Senior Aligarh, Akash Kulhari, dikutip kantor berita ANI.

Penemuan jenazah korban lima hari setelah dilaporkan hilang telah membuat keluarga anak perempuan itu berang. Mereka menduga polisi tidak mengambil tindakan meski telah menerima laporan dan kini mengajukan protes atas kasus pembunuhan itu.

Dilaporkan Times Now, pihak keluarga korban juga yang telah menyerahkan tersangka kepada polisi.

Diduga terdakwa melakukan tindak kejahatan setelah sebelumnya sempat berdebat dengan kakek dan paman korban terkait uang 5.000 rupee yang dipinjam oleh keluarga gadis itu.

Penyelidikan saat ini masih dilakukan pihak kepolisian dan belum mengumumkan ancaman hukuman terhadap terdakwa.

Baca juga: Jenazah Bayi Ditemukan Mengambang di Antara Sampah di Kali

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X