Kompas.com - 07/06/2019, 14:44 WIB

Lembaga konservasi alam memperkirakan hanya tersisa sekitar 1.500 ekor gajah liar di Malaysia.

"Saya sangat terkejut dan sedih atas kejadian ini. Jika kondisi ini terus terjadi, maka bukan tidak mungkin seluruh gajah liar di wilayah kita akan musnah," tambah Abdul Kadir.

Malaysia yang sebagian wilayahnya berada di pulau Kalimantan merupakan rumah bagi hamparan hutan hujan yang luas dengan keanekaragaman satwa liar yang eksotis, mulai dari gajah, harimau, hingga orangutan.

Akan tetapi banyak hewan-hewan langka itu yang semakin berkurang jumlahnya secara drastis dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Zimbabwe Sudah Jual Hampir 100 Ekor Gajah ke China dan Dubai

Banyak hewan langka di wilayah pulau Kalimantan telah diburu untuk diambil bagian tubuhnya karena dapat dijual dengan harga mahal untuk pengobatan tradisional di China maupun tempat lain di Asia.

Menurut Abdul Kadir, insiden terakhir merupakan tindakan kriminal yang kejam dan pelakunya akan dihukum.

"Kepada pelaku peracunan ini silakan waspada, karena kami akan memburu kalian," kata Abdul Kadir memperingatkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.