Petinggi Huawei Berniat Melawan Sidang Ekstradisinya ke AS

Kompas.com - 07/06/2019, 07:48 WIB
Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV) Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV)

VANCOUVER, KOMPAS.com - Chief Financial Officer Huawei, Meng Wanzhou, akan berupaya menentang sidang ekstradisinya ke AS pada Januari 2020.

Demikian pernyataan dari manajemen perusahaan Huawei, Kamis, (6/6/2019), seperti dilaporkan VOA News.

Sidang ekstradisi Meng akan dimulai pada Januari 2020, dan diharapkan akan selesai pada Oktober 2020.

Baca juga: Inggris Kerja Sama dengan Huawei, Trump: Harus Sangat Berhati-hati


Dalam sebuah pernyataan, Huawei menyebut tidak ada bukti Meng telah menyesatkan bank mana pun. Selain itu, perusahaan menilai dugaan terhadapnya bukanlah kejahatan di Kanada.

Perusahaan juga menilai komentar Presiden AS Donald Trump menunjukkan kasus Meng berdasarkan atas pertimbangan politik dan keuangan, bukan pada aturan hukum.

"Huawei bersama Meng dalam mengejar keadilan, dan yakin sistem peradilan Kanada akan menyelesaikan masalah ini secara adil dan efisien," ucap Wakil Presiden Huawei, Benjamin Howes, seperti dikutip dari AFP.

Kini tim kuasa hukumnya akan mencari celah untuk menunda proses ekstradisi dengan beberapa alasan.

Salah satu alasannya adalah petugas Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) menunda penangkapan Meng untuk mencari bukti dengan kedok pemeriksaan imigrasi rutin, sebelum akhirnya dia ditangkap oleh Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

Pemerintah Kanada berargumen petugas CBSA bertindak dengan itikad baik memeriksa barang bawaang Meng.

Seperti diketahui, perempuan berusia 47 tahun itu merupakan putri pendiri Huawei Technologies Co. Ltd., Ren Zhengfei.

Dia ditangkap pada Desember 2018 atas perintah AS. Meng kini sedang berjuang melawan ekstradisinya atas kasus menyesatkan bank global tentang hubungan Huawei dengan perusahaan yang beroperasi di Iran.

Baca juga: 5 Alasan AS Begitu Takut Pada Teknologi Huawei

Meng dibebaskan dengan jaminan, dan kini menjadi tahanan rumah di Vancouver.

Hubungan diplomatik antara Kanada dan China seketika berubah dingin setelah penangkapan Meng.

China selanjutnya menangkap dua warga Kanada atas tuduhan melakukan spionase. China juga memblokir impor benih kanola dari Kanada.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X