Taiwan Ingin Beli 100 Tank dan 1.500 Rudal dari AS, China Marah

Kompas.com - 06/06/2019, 21:26 WIB
Pasukan militer Taiwan saat melakukan latihan perang di Taoyuan, Taiwan utara, pada 9 Oktober 2018. AFP / SAM YEHPasukan militer Taiwan saat melakukan latihan perang di Taoyuan, Taiwan utara, pada 9 Oktober 2018.

TAIPEI, KOMPAS.com - Taiwan menyatakan mereka ingin membeli tank dan rudal dari Amerika Serikat ( AS). Sebuah langkah yang menuai kemarahan dari China.

Dalam rilis resminya, Kementerian Pertahanan Taiwan menuturkan telah mengajukan permintaan pembelian 108 tank M1A2 Abrams, 1.500 rudal anti-tank Javelin serta TOW.

Kemudian 250 rudal panggul anti-pesawat Stinger dalam transaksi bernilai 2 miliar dollar AS, sekitar Rp 28,4 triliun itu, dikutip Bloomberg via AFP Kamis (6/6/2019).

Baca juga: Latihan Perang, Militer Taiwan Simulasikan Pendaratan Pasukan Amfibi China

Kemenhan Taiwan menyatakan, mereka mengajukannya "secara normal" dengan pemerintah AS sudah memberi pemberitahuan tidak resmi akan rencana itu kepada Kongres.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dalam konferensi pers berkata mereka "sangat khawatir" akan rencana pembelian senjata yang diajukan Taiwan.

"Kami harus menekankan AS tentu sepenuhnya memahami rencana itu sangat sensitif dan mereka tentu harus mematuhi kebijakan Satu China," terang Geng.

Taiwan memutuskan menggelar pemerintahan sendiri dengan sejak berakhirnya perang sipil 1949. Namun Beijing masih menganggap Taiwan sebagai daerah mereka yang harus segera disatukan.

Sejak Tsai Ing-wen yang dikenal sebagai penentang China naik menjadi Presiden Taiwan di 2016, Beijing meningkatkan tekanan baik diplomatik maupun militer.

China sering menggelar latihan perang di dekat Taiwan dan secara teratur melobi negara di dunia untuk mengalihkan dukungan dari Taipei kepada mereka.

Gedung Putih memang mengakui China daratan pada 1979. Namun mereka masih menjadi sekutu tidak resmi Taiwan dengan terus menyediakan bantuan utamanya persenjataan.

Tahun lalu, misalnya, Washington mengumumkan rencana untuk menjual suku cadang jet tempur F-16 dan pesawat angkut militer C-130 senilai 330 juta dollar, atau Rp 4,7 triliun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X