Pemimpin Kudeta Ini Terpilih Jadi Perdana Menteri Thailand

Kompas.com - 06/06/2019, 15:49 WIB
Prayuth Chan-ocha ReutersPrayuth Chan-ocha

BANGKOK, KOMPAS.com - Eks pemimpin militer Thailand Prayut Chan-o-cha dilaporkan terpilih jadi perdana menteri sipil pertama sejak kudeta yang dia laksanakan di 2014.

Dalam pengumuman yang disampaikan Rabu malam waktu setempat (5/6/2019), Chan-o-cha mengalahkan miliuner Thanathorn Juangroongruangkit yang memimpin blok anti-militer.

Dilanir AFP via Channel News Asia Kamis (6/6/2019), eks jenderal itu mendapatkan 500 suara. Sementara Juangroongruangkit memperoleh 244 suara.

Baca juga: Kelabui Petugas, 2 Warga Thailand Nekat Telan Narkoba

Keberhasilan Chan-o-cha dikarenakan dukungan 250 senat yang dipilih sendiri dan pengaruh swing voter yang baru menentukan pilihan setelah dilakukan lobi.

Senat yang ditunjuk oleh junta militer, berisikan sejumlah perwira dan loyalis, dapat dikenali ketika membacakan nama Chan-o-cha dengan rambut cepak.

Kemenangannya seakan menjadi klimaks perjalanan Chan-o-cha dari jenderal yang melakukan kudeta hingga menjadi perdana menteri dengan klaim meyakinkan.

Meski begitu, Thailand masih terbelah buntut 13 tahun selalu terjadi kudeta, aksi protes yang berujung kepada kekerasan, hingga pemerintah yang berumur pendek.

Di akar rumput, terjadi rivalitas antara konservatif pro-militer dengan pendukung demokrasi yang disokong kelas menengah dan bawah yang khawatir dengan kepemimpinan sang mantan jenderal.

Kritik yang berhembus menyatakan Chan-o-cha dianggap kurang mempunyai visi sebagai pemimpin sipil. Dia dianggap gagal menghidupkan kembali ekonomi Thailand.

Selain itu, petahana berusia 65 tahun tersebut juga dianggap tak bisa menjembatani ketidaksetaraan hingga memulihkan perpecahan politik yang terjadi.

Setelah pemilihan, Juangroongruangkit menyatakan dia bakal "bekerja keras" untuk membentuk front demokrasi. "Diktator tidak akan bisa menahan guncangan angin selamanya," tegas dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X