Lawatan ke Rusia, Presiden China Rintis Era Kemitraan Baru dengan Putin

Kompas.com - 05/06/2019, 17:25 WIB
Presiden China Xi Jinping menganugerahkan penghargaan Medali Persahabatan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Jumat (8/6/2018). AFPPresiden China Xi Jinping menganugerahkan penghargaan Medali Persahabatan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Jumat (8/6/2018).

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping berangkat ke Rusia, Rabu (5/6/2019), untuk menandai era baru kemitraan dan memperkuat hubungan ekonomi.

Xi akan tiba Rabu sore di Moskwa dan disambut dengan upacara kehormatan penuh. Dia akan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin dan malam hari dijadwalkan berkunjung ke teater Bolshoi.

Setelah Rusia menganeksasi Krimea pada 2014, negara itu menghadapi isolasi dari negara-negara Barat.

Sejak itu Rusia berusaha menjalin kemitraan baru dengan kawasan Timur.


Baca juga: China Peringatkan Warganya di AS soal Kekerasan dan Pelecehan oleh Polisi

Dari Moskwa, Xi akan melanjutkan perjalanan ke St Petersburg untuk menghadiri Forum Ekonomi pada Kamis dan Jumat.

"China dan Rusia memiliki timbal balik kepercayaan politik yang kuat dan saling mendukung satu sama lain menghadapi masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keprihatinan utama kedua pihak," katanya.

Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yury Ushakov mengatakan, kunjungan Xi menjadi peristiwa penting bagi hubungan bilateral kedua negara.

Ushakov menambahkan, Xi dan Putin akan menandatangani deklarasi baru tentang kemitraan global dan kerja sama strategis untuk memasuki era baru.

Wakil Menteri Luar Negeri China Zhang Hanhui memuji kunjungan itu sebagai tonggak penting dalam pengembangan hubungan bilateral China-Rusia.

Ketimpangan perdagangan

Neraca perdagangan antara Rusia dan China menunjukkan peningkatan pada 2019. Tetapi masih ada ketimpangan yang mencolok.

Rusia terutama mengekspor barang mentah berupa sumber daya alam seperti minyak, gas, batu bara, dan kayu ke China.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X