Kali Pertama, Palestina Rayakan Idul Fitri Beda Hari dengan Saudi

Kompas.com - 05/06/2019, 13:00 WIB
Warga Palestina berbelanja di pasar menjelang liburan Idul Fitri di Gaza City pada 2 Juni 2019. (AFP/MAHMUD HAMS) MAHMUD HAMSWarga Palestina berbelanja di pasar menjelang liburan Idul Fitri di Gaza City pada 2 Juni 2019. (AFP/MAHMUD HAMS)

GAZA CITY, KOMPAS.com - Palestina mulai merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dengan Arab Saudi untuk kali pertama sejak 1994.

Pasalnya, terdapat perbedaan dalam penampakan bulan. Meski demikian, beberapa orang masih mempertanyakan hal tersebut.

Sebuah pernyataan oleh Mufti Besar Yerusalem dan wilayah Palestina yang disiarkan media resmi menyebutkan, Idul Fitri akan dimulai pada Rabu (5/6/2019), sehari lebih lambat dari Arab Saudi.

Baca juga: Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Sejumlah warga Palestina menilai keputusan tersebut mungkin terkait dengan politik jelang pembukaan rencana AS untuk perdamaian Israel-Palestina.

Seperti diketahui, Saudi memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Di sisi lain, pejabat Palestina dengan tegas membantah klaim terkait perbedaan perayaan Idul Fitri.

Kepala Dewan Islam Tertinggi di Yerusalem, Ekrama Sabri, mengatakan untuk kali pertama sejak Otoritas Palestina dibentuk pada 1994, perayaan Idul Fitri jatuh pada hari yang berbeda dengan Saudi.

"Kami di Palestina tidak memiliki alat seperti yang ada di Arab Saudi dan geografi negara kami tidak membantu melihat bulan," katanya kepada AFP.

Dia membantah adanya masalah politik. Dia mencontohkan Mesir, yang juga sekutu dekat Saudi, akan memulai perayaan Idul Fitri pada Rabu.

Kelompok Islam Palestina menolak untuk menerima keputusan mufti. Mereka akan mempertimbangkan Idul Fitri untuk dimulai pada Selasa.

Baca juga: Arab Saudi Lebaran Hari Ini, Kenapa Indonesia Baru Besok?

Seperti diketahui, Palestina telah berusaha untuk memblokir rencana perdamaian AS, dengan menuding Trump lebih pro-Israel.

Akhir bulan suci Ramadhan memang diputuskan berdasarkan penampakan bulan baru. Namun, dua negara yang berseteru, Saudi dan Iran, telah lama memilih hari raya Idul Fitri yang berbeda.

Idul Fitri tahun ini jatuh pada Selasa (4/6/2019) di Arab Saudi dan Rabu (5/6/2019) di Iran.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X