Rayakan Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Bebaskan 887 Narapidana

Kompas.com - 04/06/2019, 23:08 WIB
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meminta maaf kepada keluarga korban serangan udara yang dilancarkan angkatan udara Afghanistan pada 2 April lalu.AFP / SHAH MARAI Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meminta maaf kepada keluarga korban serangan udara yang dilancarkan angkatan udara Afghanistan pada 2 April lalu.

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menjanjikan bakal membebaskan hampir 900 tahanan dari penjara di seluruh penjuru negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan presiden dalam pidatonya menyambut Hari Idul Fitri, usai berakhirnya bulan suci Ramadhan, Selasa (4/6/2019).

Dilansir AFP, sebanyak 887 narapidana dijanjikan akan dibebaskan dari penjara di seluruh penjuru negara Afghanistan.

Namun presiden tidak menjelaskan kategori tahanan yang akan dibebaskan dan apakah mereka termasuk narapidana dari anggota Taliban.


Sebelumnya saat konferensi perdamaian yang digelar pada April lalu, Presiden Ghani juga mengatakan akan membebaskan sebanyak 175 anggota Taliban yang ditahan, sebagai isyarat niat baik untuk perdamaian.

Baca juga: Serangan Udara AS Tak Sengaja Bunuh 17 Polisi Afghanistan

Tidak jelas juga apakah jumlah tersebut termasuk dalam para tahanan yang akan dibebaskan Presiden Ghani dalam pidatonya pada hari Selasa.

Sebelumnya, pemerintah Afghanistan telah mengusulkan untuk gencatan senjata nasional pada awal Ramadhan lalu, namun pihak Taliban menolak tawaran itu.

Tahun lalu, Taliban mengamati gencatan senjata selama tiga hari saat Ramadhan, namun tidak ada pengurangan kekerasan yang dilakukan pada bulan suci tahun ini.

Dalam kesempatan pidato menjelang Idul Fitri, Presiden Ghani juga menekankan akan perlunya dilakukan pemilihan yang adil, bebas, dan tranparan saat pemilu presiden yang dijadwalkan September mendatang.

Dia meminta seluruh kandidat presiden untuk duduk bersama dan membicarakan tentang prinsip-prinsip moral dalam pemilu dan mencapai kesepakatan.

Ghani juga menyerukan kepada Pasukan Pertahanan dan Keamanan Afghanistan, serta pegawai negeri untuk tidak memihak dalam pemilu mendatang.

Dalam pidatonya, Presiden Ghani juga menyampaikan menerima undangan dari Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan mengatakan bakal mengunjungi negaranya pada akhir bulan ini.

Di akhir pidato, presiden menyampaikan selamat Idul Fitri kepada seluruh rakyat Afghanistan dan memuji pasukan yang berada di garis depan untuk memastikan keamanan rakyat.

Baca juga: Taliban Larang Palang Merah dan WHO Beroperasi di Afghanistan

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X