Kompas.com - 04/06/2019, 15:18 WIB
Jet temput F-35A milik Jepang. AFP / JAPAN OUT / JIJI PRESSJet temput F-35A milik Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang memutuskan untuk menghentikan pencarian jet tempur F-35 yang jatuh di perairan timur laut Jepang pada April lalu.

Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya mengatakan, meski upaya pencarian telah dihentikan, namun proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan masih terus dilakukan.

Hingga penyebab kecelakaan diketahui, Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) belum akan melanjutkan pengoperasian jet tempur F-35A miliknya.

"Kementerian juga akan terus melakukan pemantauan area yang lebih luas menggunakan kamera bawah air untuk melindungi informasi militer rahasia," kata Iwaya.

Para ahli mengatakan Jepang dibantu dengan Amerika Serikat sebelumnya berupaya menemukan seluruh bagian dari jet tempur yang jatuh demi mencegahnya ditemukan terlebih dahulu oleh Rusia atau China.

Menteri Pertahanan juga telah mengakui adanya sejumlah besar rahasia militer yang perlu dilindungi dalam jet tempur tersebut.

Baca juga: Puing Jet Tempur F-35A Jepang yang Jatuh di Samudera Pasifik Ditemukan

Selama proses pencarian yang berlangsung hampir selama dua bulan, tim pencari telah berhasil menemukan dan mengumpulkan sejumlah bagian jet tempur, termasuk ekor pesawat.

Namun jenazah pilot dan perangkat perekam data penerbangan tidak berhasil ditemukan.

Angkatan Laut AS yang sempat mengirimkan tim untuk membantu proses pencarian telah lebih dulu menghentikan operasi pencarian bulan lalu.

Disampaikan Armada ke-7 AS, tim penyelamat dari angkatan laut Amerika Serikat yang dikontrak untuk membantu proses pencarian dan pemulihan dengan JSDF telah merampungkan misinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.