Kompas.com - 04/06/2019, 14:24 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia menampik tudingan yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait serangan ke wilayah Idlib di Suriah.

Kremlin bersikeras bahwa serangan yang dilancarkan tentara Rusia di wilayah Suriah hanya menargetkan "teroris".

Rusia telah mendukung pasukan pemerintah Suriah dalam melancarkan serangan yang menargetkan pemberontak dan kelompok militan di Idlib, meski mendapat protes dari AS dan juga Turki.

Juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov mengatakan, Senin (3/6/2019), bahwa kelompok pemberontak di Idlib telah menargetkan warga sipil dan pasukan Rusia.

"Ada penumpukan teroris dan pasukan pemberontak yang cukup besar di Idlib," ujar Peskov.

"Serangan teroris di Idlib tentu saja tidak bisa diterima. Langkah-langkah sedang diambil untuk menetralisir serangan semacam itu," tambahnya kepada wartawan.

Baca juga: Kepada Rusia dan Iran, Trump: Hentikan Pengeboman di Idlib

Peskov mengatakan, Rusia dan Turki telah saling mengkoordinasikan posisi mereka dalam situasi itu.

Peskov, mengulangi pesannya pekan lalu, mengatakan bahwa Turki bertanggung jawab untuk memastikan pertempuran di Idlib berakhir.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Trump telah menuding Rusia, Suriah, dan juga Iran, telah meningkatkan kekerasan di Idlib.

Melalui akun Twitter miliknya, Trump menyerukan agar negara-negara itu menghentikan serangan dan pengeboman di provinsi itu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.