Kenang Pembantaian Tiananmen, Aktivis Ini Berpuasa 24 Jam

Kompas.com - 04/06/2019, 12:18 WIB
Foto Tank Man karya Jeff WidenerCredit to Jeff Widener (AP) via CNN Foto Tank Man karya Jeff Widener

 

BEIJING, KOMPAS.com - Selama 29 tahun terakhir setiap 4 Juni, Chen Wei bakal memperingati pembantaian Lapangan Tiananmen dengan puasa selama 24 jam.

Selama satu hari itu, Chen hanya akan meminum air putih dan mengingat rekan-rekannya yang gugur dalam aksi unjuk rasa yang tahun ini tepat berusia 30 tahun.

Dilansir The Guardian Senin (3/6/2019), Chen yang merupakan mantan koordinator lapangan pelajar memulai tradisi itu ketika dipenjara, tepat setelah aksi protes berakhir.

Baca juga: Kisah di Balik Foto Tank Man Saat Pembantaian Tiananmen 30 Tahun Silam

Chen melakukannya dalam sebuah sel berukuran delapan meter persegi ketika menjalani 20 bulan hukuman. Penjaga bahkan tak memperhatikan apakah dia makan atau tidak.

Dia merupakan satu dari mantan aktivis dan pengunjuk rasa yang bakal berpuasa memperingati 30 tahun pembantaian yang bakal digelar Selasa ini (4/6/2019).

Ketika itu, pergerakan pro-demokrasi yang diadakan pelajar serta pekerja dihalau dengan tank dan pasukan. Membunuh ratusan di antaranya, atau mungkin ribuan.

"Ini benar-benar hari yang suci," ungkap Chen yang ketika masih berstatus mahasiswa memimpin aksi demonstrasi di kota kawasan selatan China, Guangzhou.

Dia mengatakan, momen 4 Juni merupakan hari yang penuh dengan emosi. Hari itu, kata dia, berisi rasa duka sekaligus bersalah. Mengapa demikian?

"Mereka mati demi mempromosikan demokrasi di China. Namun 20-30 tahun ini tak signifikan. Kami gagal memberi kedamaian bagi jiwa mereka, gagal memperingati kematian mereka," keluhnya.

berpuasa adalah cara Chen dan suaminya yang juga aktivis untuk mengenang para pelajar dan pekerja yang tewas di tengah pengawasan ketat oleh pemerintah China.

Meski bebas, status Chen kini adalah tahanan rumah selama bertahun-tahun dengan kamera pengawas dipasang khusus di luar gedung apartemen tempat mereka tinggal.

Pada peringatan 25 tahun tragedi Tiananmen saja, mereka ditangkap dan sempat dipenjara setelah berusaha untuk menggelar acara mengenang para korban.

Seperti Chen, banyak aktivis yang sempat merasakan penjara melakukan puasa sebagai bentuk mengenang, dan meneruskan tradisi itu dengan cara masing-masing.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X