Kompas.com - 04/06/2019, 07:35 WIB
Yale University di New Haven, Connecticut, AS. (Shutterstock)
Yale University di New Haven, Connecticut, AS. (Shutterstock)

BEIJING, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan China memperingatkan warganya agar hati-hati jika bersekolah di Amerika Serikat.

Dalam peringatan pertama sekolah di luar negeri tahun ini, Kementerian mengatakan para mahasiswa dan akademisi harus mempersiapkan diri apabila ingin menempuh pendidikan di AS.

Menurut kementerian, beberapa mahasiswa China yang ingin belajar di AS telah menghadapi pembatasan visa, meningkatnya jumlah penolakan visa, dan berbagai masalah lainnya.

Baca juga: Jenderal China Sebut Pembantaian di Lapangan Tiananmen Bisa Dibenarkan

"(Ini) memengaruhi keberhasilan studi mahasiswa China di AS," demikian pernyataan Kementerian China, Senin (3/6/2019), seperti diwartakan CNN.

Tagar peringatan itu seketika viral di media sosial sejak diumumkan Senin malam, dan telah dibaca lebih dari 21 juta kali di Weibo.

Jelang pengumuman itu, Wakil Kepala Departemen Kerja Sama dan Pertukaran Internasional, Xu Yongji, mengatakan pertukaran di bidang pendidikan menjadi semakin rumit.

"AS dan pemerintah federal telah mempolitisasi pertukaran normal antara negara-negara dan menekan China atas nama ancaman China dan teori infiltrasi," katanya.

Pada Maret lalu, sejumlah anggota Kongres dari Partai Republik memperkenalkan RUU yang akan melarang orang yang dipekerjakan atau disponsori oleh militer China untuk menerima visa pelajar atau penelitian ke AS.

Hubungan antara AS dan China telah memburuk dengan cepat sejak harapan untuk kesepakatan perdagangan hancur pada awal Mei, dengan masing-masing pemerintah saling menyalahkan.

Mengutip Reuters, sekitar 14 miliar dollar AS atau Rp 199 triliun dari biaya pendidikan dan lainnya dihasilkan oleh 360.000 warga China yang belajar di AS per tahunnya.

Halaman:


Sumber Reuters,CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X