Hadiri Pertemuan Negara Arab di Mekkah, PM Pakistan Disebut Tak Hormati Raja Salman

Kompas.com - 03/06/2019, 19:21 WIB
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (kiri) saat disambut Raja Salman di Istana Kerajaan Saudi, Senin (3/6/2019).AFP PHOTO / SAUDI ROYAL PALACE / BANDAR AL JALOUD Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (kiri) saat disambut Raja Salman di Istana Kerajaan Saudi, Senin (3/6/2019).

MEKAH, KOMPAS.com - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menjadi pembicaraan di media sosial usai menghadiri pertemuan puncak negara-negara Arab di Mekah, Jumat (31/5/2019).

Imran Khan disebut telah bersikap tidak sopan dan tidak menghormati kepada tuan rumah, Raja Salman bin Abdulaziz, yang menyambutnya saat tiba di lokasi pertemuan.

Dalam video yang dirilis oleh media setempat, Saudi Gazette, terekam jelas saat-saat kedatangan Imran Khan hingga ketika dia bersalaman dengan Raja Salman.

Setibanya di lokasi pertemuan, PM Pakistan turun dari mobil dan disambut pejabat Saudi yang kemudian mengantarkannya menemui Raja Salman.


Imran Khan tampak berjalan di atas karpet merah yang disiapkan untuk menyambut para pemimpin negara. Raja Salman menyambut dengan didampingi seorang penerjemah.

Baca juga: Raja Salman Kumpulkan Para Pemimpin Negara Arab di Saudi

Imran Khan pun terlihat bersalaman dengan Raja Salman dan terlibat pembicaraan singkat.

Awalnya, Imran Khan berbicara dengan melihat Raja Salman, dengan sesekali menyimak penjelasan dari penerjemah.

Namun setelahnya, Imran Khan terlihat berbicara langsung kepada penerjemah dan bukannya kepada raja.

Setelah berbicara dengan penerjemah, PM Pakistan itu terlihat langsung melanjutkan berjalan meninggalkan Raja Salman, saat raja masih berusaha mendengarkan penjelasan dari penerjemah tentang apa yang baru saja dikatakan tamunya.

Video tersebut diunggah oleh Saudi Gazette ke akun media sosial Twitter mereka dan menarik berbagai tanggapan.

Sebagian warganet yang melihat sikap PM Pakistan itu pun menganggapkan sebagai perbuatan yang tak sopan dan seolah tidak menghargai Raja Salman selaku tuan rumah.

"Seseorang harus mengajarkan sedikit etika diplomasi kepada orang ini. Saya dengar Raja Saudi telah membatalkan pertemuan dengan Imran Khan karena sikapnya yang tidak masuk akal," tulis salah seorang pengguna Twitter, Shama Junejo.

"Ini lebih dari sekadar penghinaan. PM Imran Khan masuk, mengatakan sesuai kepada Raja Salman, kemudian berjalan pergi dengan santai sebelum penerjemah menerangkan kepada raja dan raja memberi respons."

Baca juga: Saudi Ajak Negara Islam untuk Menolak Gangguan Iran

"Saya menyarankan 'paita seleksi' untuk mengajrkan sopan santun diplomatik ketika mereka memilih PB Pakistan," tulis komentar lainnya.

Meski dalam rekaman tampaknya PM Pakistan telah bersikap tidak hormat kepada raja seperti anggapan netizen, namun usai pertemuan puncak, Imran Khan masih bertemu dengan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman al Saud.

Dalam pidatonya, pangeran mahkota Saudi mengkritik sejumlah negara Barat yang dilanda islamofobia dan meminta agar merela dapat membedakan antara Musim moderat dengan ekstremis.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X